Suara.com - Di tengah pemeriksaan kasus Brigadir J yang telah menarik perhatian warganet kurang lebih satu bulan belakang ini, rupanya sosok-sosok yang terlibat dari masalah ini juga menjadi sorotan, salah satunya Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi.
Baru-baru ini Brigjen Andi Rian Djajadi menjadi sorotan warganet karena diduga memakai kemeja Burberry dengan harga fantastis. Dalam foto yang diunggah akun Twitter @BosTemlen, nampak Andi Rian mengenakan kemeja Burberry Somerton Shirt In Grey yang dibanderol dengan harga Rp 12.447.132.
Kemeja yang diduga dipakai dengan harga fantastis itu ia kenakan saat menggelar konferensi pers usai pemeriksaan terhadap Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob, Depok pada Jumat (11/8/2022).
Sementara itu, dalam cuitan lainnya di akun yang sama, nampak foto lain dari Andi Rian yang mengenakan kemeja Burberry White Embroidered Logo Oxford Shirt. Kemeja satu ini diketahui dijual dengan harga 470 dolar Amerika, atau setara dengan Rp 6.999.381.
Unggahan tersebut lantas langsung dibanjiri komentar warganet. Beberapa warganet mengomentari gaya hidup anggota Polri dengan pakaian yang mewah. Sementara itu, beberapa lainnya juga terkejut dengan harga yang sangat fantastis hanya untuk sebuah kemeja.
“Anj***tt....baju biasa gitu 12 juta ???? Body armor full kit level 4 aja gak sampe segitu...cuma 5 jutaan,” komentar akun @Pineks****1.
“Wau baju saja 12 juta... Seharga motor bekas... Emang dia gajinya berapa sih... kW mungkin?” komentar akun @pedangpaja*****.
“Itu baru bajunya,,gimana rumah dan mobilnya serta tabungannya,,pasti wow banget,” komentar @ BocahU****.
“Jirrr buat beli kemeja aja harganya buat makan saya sekeluarga 4 bulan,” komentar @abdimohama*****.
Terkait anggota Polri dengan gaya hidup mewah ini juga menjadi perhatian Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Adies Kadir. Menurutnya, gaya hidup Polri menjadikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi menjadi berkurang, apalagi setelah kasus Brigadir J.
Adies juga mengatakan, gaya hidup yang mewah juga menjadi alasan mengapa masyarakat banyak yang mulai tidak percaya dengan Polri.
"Gaya hidup mereka... sudah mulai pakai cerutu, mulai pakai wine, mobilnya juga mewah-mewah. Kalau kita lihat juga perilaku istri-istrinya itu pakai tas Hermes.... Jadi sudah luar biasa," ujar Adies saat rapat dengan Kapolri di gedung DPR, dikutip Suara.com dalam live kanal YouTube DPR RI, Rabu (24/8/2022).
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Ibadah Menjadi WNI: Mengapa Menertawakan Keadaan Jadi Tameng Terakhir Kita?
-
Solusi Finansial WNI di Taiwan, BRImo Hadir Permudah Transaksi Lintas Negara
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras