Suara.com - Keluarga Kerajaan Inggris dikenal selalu menjaga kesehatan dan kebugaran lewat pola makan yang sehat serta berolahraga teratur meski di tengah kegiatan yang padat.
Sebagai pemimpin kerajaan, Ratu Elizabeth memberi contoh dengan lebih menyukai hidangan sederhana yang banyak buah dan sayuran, daripada saus kental dan berat.
Begitu pun dengan cucu menantunya - Kate Middleton, yang dikenal sebagai anggota kerajaan yang menerapkan gaya hidup sehat.
Namun ketika Kate hamil anak ketiga - Pangeran Louis, dia mengalami ngidam yang agak aneh. Diketahui, Louis lahir di Rumah Sakit St Mary di Paddington pada 23 April 2018.
Dalam riwayat kehamilan sebelumnya, Kate memang sempat alami masalah kesehatan.
Misalnya, ketika kehamilan pertamanya, mengandung Pangeran George, Kate sempat dirawat di rumah sakit karena rasa mual pagi hari atau morning sickness yang parah.
Kate juga mengidam beberapa makanan yang sangat aneh, seperti makanan yang sangat pedas dan kari.
Tapi mungkin yang paling tidak biasa adalah keinginannya untuk mengiris tipis acar di atas roti panggang cokelat.
Kate juga dikabarkan makan alpukat untuk mengatasi morning sickness yang parah.
Selama kunjungan kerajaan pada tahun 2017, Pangeran William ditawari alpukat oleh seorang anak laki-laki yang ibunya juga menderita saat alami gejala morning sickness.
Baca Juga: Kate Middleton Pernah Alami Pengalaman 'Memalukan' Saat Belanja Sepatu Baru, Apa yang Terjadi?
“Saya belum pernah diberi alpukat sebelumnya. Itu benar-benar manis dari Anda. Catherine (Kate Middleton) akan menyukai alpukat," kata William kepada anak lelaki tersebut.
Ketika berbicara tentang makanan ringan favorit Kate, sepertinya dia hanya menyukai makanan yang paling sehat.
Saat merasa lapar pun Kate mengatasinya dengan mengonsumsi buah dan sayuran mentah, termasuk goji berry yang meningkatkan kekebalan tubuh.
Sedangkan untuk camilan, Kate memilih popcorn karena rendah kalori jika tidak dilapisi terlalu banyak gula.
Sedangkan makanan ringan favorit Kate juga ternyata zaitun. Bahkan putrinya, Charlotte juga jadi gemar makan buah tersebut.
Hal itu pertama kali terungkap pada 2018 saat Kate berkunjung ke Rumah Sakit Great Ormond Street, di mana dia mengobrol dengan seorang anak berusia empat tahun yang sedang menunggu transplantasi jantung.
Pasien mengungkapkan kalau dia suka makan buah zaitun, dan Kate menjawab kalau ia juga gemar makan buah tersebut.
"Saya dulu makan banyak dan banyak buah zaitun ketika saya masih kecil juga," kata Kate.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
12 Link Twibbon Tahun Baru Islam 2026 Gratis, Mudah Diunduh dan Dibagikan
-
Doa Minum Susu 1 Muharram 1448 H dan Kapan Waktu Terbaik Meminumnya?
-
5 Weton yang Dipercaya Jadi Incaran Sengkolo pada Malam 1 Suro, Waspada Akan Sial
-
5 Bedak Tabur Non Comedogenic BPOM Terbaik sesuai Review dan Harga
-
Robi Syianturi Sabet Juara 1 Jakim 2026 Meski Sempat Berhenti saat Race untuk Sholat Subuh
-
30 Ide Ucapan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Penuh Doa, Cocok untuk WA dan Medsos
-
Apa Itu Sepatu Lari Full Cushion? Ini 3 Rekomendasi Merek Lokal Pilihan Dokter Tirta
-
15 Kata-kata Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 448 H, Cocok untuk Caption dan Story WhatsApp
-
Dari Kantor hingga Hangout, Tren Fashion Versatile Kian Digemari Perempuan Urban
-
Mengapa Membuat Kerajinan dari Kain Bekas Bisa Membantu Memahami Krisis Lingkungan?