Suara.com - Masa depan diprediksi akan serba digital, jadi tidak ada salahnya membekali anak dengan keahlian digital seperti coding. Coding umumnya digunakan untuk mengembangkan aplikasi digital sehari-hari.
Menurut laporan World Economic Forum, peran-peran yang membutuhkan kemampuan coding berada di peringkat 10 besar pekerjaan dengan permintaan yang paling tinggi di tahun 2025.
Berikut ini cara memperkenalkan coding kepada anak, mengutip keterangan pers Ruang Guru, Rabu (28/9/2022).
1. Bermain dengan Mainan Teknis
Tidak harus digital, mainan juga bisa menjadi media untuk memperkenalkan dasar-dasar coding pada anak dengan cara yang menyenangkan.
Mainan yang bisa menjadi pilihan yakni mainan yang bersifat teknis, seperti mainan sirkuit elektronik, magnet, robot, bangunan, dan sebagainya.
Mainan-mainan teknis ini dapat menguji kreativitas anak dan kemampuan anak untuk berpikir logis. Namun, mainan seperti contoh di atas umumnya memiliki bagian-bagian yang kecil sehingga lebih cocok untuk anak usia 8 tahun ke atas.
2. Membaca Buku Seputar Coding
Opsi belajar coding selanjutnya cocok untuk anak segala usia, yakni membaca buku. Metode ini khususnya dapat dipilih untuk anak yang baru pertama kali mendalami coding.
Kabar baiknya, sekarang tersedia berbagai macam buku tentang coding yang didesain khusus untuk anak-anak. Mulai dari format penjelasan sederhana dengan ilustrasi menarik hingga komik bergambar, semua dapat dipilih sesuai preferensi membaca anak.
Melalui buku-buku ini, orang tua dapat mulai memperkenalkan anak pada pengetahuan umum soal coding, seperti perkembangan komputer, tokoh-tokoh dalam dunia pemrograman, dan penerapan coding dalam hal yang ditemui sehari-hari.
Baca Juga: Dimarahi Siswi SMA Sabrila karena Ponselnya Rusak, Jokowi Langsung Belikan yang Baru
3. Belajar dengan Berbagai Aplikasi
Aplikasi mobile untuk belajar bahasa pemrograman yang dikembangkan khusus untuk anak-anak juga semakin mudah ditemui di internet, mulai dari yang gratis hingga berbayar.
Melalui aplikasi, anak-anak akan diajak untuk mengenal konsep pemrograman dasar dengan pendekatan yang interaktif. Umumnya, konsep pemrograman dalam aplikasi dikemas dalam bentuk permainan menyenangkan dan juga dilengkapi berbagai media visual menarik.
4. Mengikuti Kursus Coding
Bagi anak-anak yang ingin belajar coding secara lebih mendalam dan intensif, mengikuti kursus atau sekolah coding juga dapat menjadi pilihan.
Kelebihannya, dengan mengikuti kursus coding, anak akan didampingi oleh pengajar dan juga mendapat kesempatan untuk mempraktikkan kemampuan coding secara langsung, seperti misalnya untuk membuat game.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim
-
Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram
-
Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM
-
Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat
-
Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil
-
Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam
-
Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat
-
8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui