Suara.com - Pemeran pelaku video mesum kebaya merah telah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya juga telah ditangkap oleh Polda Jawa Timur pada Minggu (6/11/2022) lalu.
Berdasarkan keterangan Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Farman, motif pelaku kebaya merah membuat video tersebut untuk dijual. Dikatakan, keduanya sering membuat video mesum berdasarkan pesanan yang diterima melalui Twitter.
Setelah hasil penyidikan Tim Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur, dua tersangka di balik konten viral Kebaya Merah kedapatan menyimpan 92 video porno dan 100 foto telanjang.
“Dalam hardisk yang kami sita ada 92 part video porno dan 100 foto (telanjang). Pembuatan konten mereka disesuaikan dengan tema yang dipesan,” ,” kata Farman waktu jumpa pers di Mapolda Jawa Timur, Selasa (8/11/2022).
Kedua tersangka juga telah membuat berbagai video dengan berbagai genre mulai mulai dari BDSM (Bondage and Discipline, Dominance and Submission, Sadism and Masochism), Threesome, Maid (pembantu), Bathroom (kamar mandi), cosplay anime dan casual.
Berbagai genre ini tergantung dengan pesanan yang diterimanya. Biasanya, pesanan ini bergantung pada fetish orang yang memesan video tersebut.
Melansir laman Britannica, fetish sendiri merupakan bentuk penyimpangan seksual yang melibatkan keterkaitan erotis, baik pada benda mati atau tubuh manusia. Biasanya fetishme dapat menunjukkan kondisi mental sebagai kebutuhan agar orang tersebut mencapai kepuasan seksualnya.
Fetishme bisa dalam bentuk apa saja dan beragam. Berikut, terdapat beberapa contoh fetish seksual.
Incest
Baca Juga: [WOW] Viral Video Lebih Panas dari Kebaya Merah
Incest merupakan sebuah fetish yang membuat seseorang memiliki keinginan untuk melakukan hubungan dengan kerabat sendiri. Padahal, seperti diketahui hubungan dengan kerabat adalah hal yang dinilai salah dan dilarang. Namun, mereka yang dengan fetish ini memiliki hasrat untuk berhubungan dengan kerabat dekat, baik saudara kandung, paman, dan lain-lain.
Scatologia
Scatologia atau disebut juga Coprolalia merupakan fetish di mana seseorang akan merasakan kenikmatan seksual berdasarkan bahasa yang cabul. Biasanya, mereka akan meminta lawan main seksualnya atau bahkan dirinya sendiri untuk berbicara bahasa cabut saat ditelepon, atau berhubungan seks.
Voyeurisme
Jenis fetish satu ini merupakan gairah seksual yang membuat penderitanya senang ketika melihat aktivitas seks orang lain. Mereka akan senang melihat orang melakukan hubungan seks untuk memenuhi kepuasan seksualnya. Tidak hanya itu, mereka juga senang melihat hewan yang melakukan hubungan seksual.
Sexting
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Kenapa Paskah Identik dengan Telur dan Kelinci? Begini Asal-Usulnya
-
Cara Exfoliating Toner agar Kulit Tak Iritasi, Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Aman untuk Pemula
-
Urutan Skincare Wardah Acnederm Pagi dan Malam untuk Atasi Jerawat dan Bekasnya
-
APPMI DKI: Isu BBM Naik Bikin Warga Menahan Belanja Baju Lebaran 2026 Lalu
-
5 Sunscreen Stick untuk Re-Apply saat Pakai Makeup, Cocok untuk Pekerja Kantoran
-
Kenalan sama Godzilla El Nino, Fenomena Iklim Dampaknya Sampai Indonesia?
-
7 Skincare Bengkoang untuk Mencerahkan Wajah, Kulit Glowing Mulai Rp6 Ribuan
-
Bolehkah Retinol dan Niacinamide Dipakai Bersamaan? Ini Panduannya
-
Bikin SKCK Bayar Berapa? Cek Biaya Resmi Terbaru dan Syarat Lengkapnya di Sini!
-
5 Risiko Melahirkan di Usia 40-an seperti Annisa Pohan, Ada Tantangan Fisik dan Mental