Suara.com - Salah satu sajian yang enak disantap saat cuaca dingin adalah seblak. Makan seblak pedas semakin terasa nikmat jika makanan tersebut dalam keadaan hangat atau malah masih panas.
Selama ini Anda mungkin menganggap seblak sebagai makanan yang paling enak dinikmati dengan cara kasual. Artinya, tak perlu ada aturan baku seperti table manners alias etika makan khusus.
Namun, beberapa waktu lalu, Chef Vindy Lee menunjukkan cara anggun makan seblak mercon. Perempuan cantik satu ini memang terkenal dengan sebutan Queen of Slay karena selalu bisa menunjukkan cara agar dirinya tetap slay dalam kondisi apa pun.
Lantas, bagaimana cara slay makan seblak mercon? Chef Vindy Lee mulanya memberi tahu apa saja yang perlu disiapkan, antara lain sendok dan garpu, teh panas untuk meredakan pedas serta piring ekstra khusus tulang ceker. Seblak mercon yang tersaji pun tampak begitu menggugah selera, lengkap dengan bakso dan ceker.
Biar tetap anggun, Chef Vindy Lee melarang langsung menancapkan garpu pada bakso utuh, apalagi setelahnya juga asal gigit. Selain tidak rapi, ada risiko kuah menetes di meja. Jadi, lebih baik belah bakso menjadi potongan kecil dengan bantuan sendok, baru dimakan.
Makan ceker pun tak boleh sembarangan. Pisahkan ceker menjadi beberapa gigitan kecil, makan perlahan, lalu taruh tulangnya dalam piring ekstra yang sudah disiapkan. Jangan dicampur ke piring saji lagi.
Jika merasa kepedasan, dia menyarankan untuk meletakkan sendok di sebelah kanan piring, sedangkan garpu ditaruh di sebelah kiri. Ini berarti Anda sedang istirahat sejenak di tengah makan, misalnya untuk minum teh hangat.
"Tetap bisa slay!" ujar Chef Vindy di akhir video.
Hingga Rabu (21/12/2022), video cara anggun makan seblak mercon tersebut sudah ditonton sebanyak lebih dari 2,7 juta kali di Tiktok dan mendapatkan setidaknya 140 ribu likes. Ribuan komentar pun memenuhi unggahan terkait.
Baca Juga: Nggak Usah Olahraga di Gym, Begini Caranya Punya Lengan Berotot Sambil Masak di Dapur
Banyak warganet yang merasa tercerahkan setelah tahu cara slay makan seblak. Di sisi lain, tak sedikit pula warganet yang protes karena merasa tidak sepakat dengan apa yang diajarkan Chef Vindy Lee.
"Keburu seblaknya jadi bubur," komentar seorang warganet.
"Owalah, Chef. Keburu nggak sabar saya kalau makannya kayak begitu. Enakan panas-panas sampai bikin bibir jontor," komentar warganet lain.
Ada juga warganet yang berkomentar, "Tapi kalau makan seblak memang harus barbarly."
"Maaf, Kak, tapi kami tim makan seblak barbar," ungkap warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas