Suara.com - Belum lama ini viral di media sosial petisi yang meminta work from home atau WFH kembali diberlakukan. Dasar petisi itu karena pergi ke kantor tidak justru membuat produktivitas pekerja meninggkat.
Petisi di Change.org ini diinisasi oleh oleh Riwaty Sidabutar dari Jakarta Timur. Ia menilai kebijakan WFO alias work from office, yang kembali diberlakukan pasca dicabutnya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
"Dua tahun bisa kerja dari rumah, ketika harus ke kantor lagi rasanya malah bikin tambah stress. Jarak rumah dengan kantor kebanyakan orang tak jauh berbeda dengan saya. Saya, misalnya, harus menempuh 20 KILOMETER buat ke kantor yang berarti setiap hari untuk pulang pergi harus saya tempuh 40KM," tulis Riwaty dalam petisinya.
Lebih lanjut ia beranggapan bahwa berangkat ke kantor yang jauh membuat pekerja rentan kena macet di jalan, yang membuat tubuh lelah begitu sampai di kantor.
Tapi sebenarnya apa saja sih manfaat dari WFH? Dilansir dari The Muse , ada beberpa manfaat dari WFH atau kerja dari rumah. Berikut ini beberapa rangkumannya.
1. Hemat waktu tanpa bolak-balik
Saat bekerja dari jarak jauh, Anda tidak perlu membuang waktu untuk bepergian, juga tidak perlu menghabiskan bensin atau biaya transportasi lainnya. Menurut sebuah studi oleh Texas A&M Transportation Institute, rata-rata orang Amerika yang berkendara ke tempat kerja menghabiskan 54 jam per tahun terjebak kemacetan. Komuter adalah salah satu dari banyak penyebab stres pekerja tatap muka: Penelitian telah menunjukkan bahwa perjalanan satu arah selama 30 menit atau lebih dikaitkan dengan peningkatan tingkat stres.
2. Lebih fleksibilitas
Pekerjaan jarak jauh membebaskan banyak waktu yang biasanya dihabiskan untuk perjalanan dan makan siang. Beberapa rapat bahkan dapat dihapus dari kalender Anda untuk memungkinkan lebih banyak fleksibilitas jadwal.
Baca Juga: Soal WFH Bagi Pekerja di Jakarta Selama Cuaca Ekstrem, Heru Budi: Juga Berlaku untuk ASN, Tapi..
3. Produktivitas yang lebih tinggi
Satu studi mengungkapkan bahwa pekerja jarak jauh 13% lebih efisien daripada rekan kerja di kantor mereka. Karyawan sendiri juga melaporkan bahwa mereka memiliki tingkat produktivitas yang sama atau lebih tinggi saat bekerja dari rumah dibandingkan bekerja di kantor.
Bekerja dari rumah meningkatkan produktivitas karyawan karena Anda tidak lagi mengalami gangguan perjalanan yang memakan waktu atau gangguan di kantor.
4. Kesempatan yang lebih besar untuk inklusivitas
Pilihan kerja jarak jauh membuka banyak pintu, terutama bagi mereka yang hidup dengan disabilitas. Beberapa manfaat kerja jarak jauh bagi karyawan semacam itu termasuk kemampuan untuk menjadi diri Anda yang sebenarnya dalam kenyamanan rumah Anda sendiri dan hambatan fisik yang lebih sedikit saat harus pergi ke dan berkeliling kantor. Anda juga akan bisa mendapatkan akses ke pekerjaan yang sebelumnya tidak dapat Anda akses secara lokal dan memiliki lebih banyak fleksibilitas dalam menjadwalkan janji temu karena Anda tidak lagi harus bolak-balik.
5. Uang ekstra dihemat untuk pakaian kantor
Pekerja di kantor terkadang dapat diminta untuk mematuhi aturan pakaian kerja. Namun, pekerja jarak jauh tidak memiliki batasan yang sama tentang cara mereka berpakaian. Pakaian kantor seperti jas, sepatu, dan bahkan produk perawatan dapat menjadi mahal dari waktu ke waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026
-
Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition
-
Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026
-
Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas
-
Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota
-
Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan