Suara.com - Beberapa orang mungkin merasakan mual hingga sakit kepala setelah bercinta atau melakukan hubungan seks. Kira-kira, apa penyebab sakit kepala setelah bercinta? Apakah hal ini berbahaya?
Dilansir dari Mayo Clinic, terdapat dua jenis sakit kepala yang berkaitan dengan seks. Pertama, nyeri tumpul pada bagian kepala dan leher saat gairah seksual meningkat. Kedua adalah sakit kepala berdenyut secara tiba-tiba, parah, dan terjadi sesaat sebelum atau pada saat orgasme.
Pada beberapa orang, kedua jenis sakit kepala ini bisa saja terjadi secara bersamaan. Kebanyakan berlangsung setidaknya beberapa menit, tapi ada juga yang berjam-jam, bahkan hingga 2-3 hari.
Penyebab Sakit Kepala setelah Bercinta
Ada berbagai penyebab sakit kepala setelah bercinta, tapi biasanya berhubungan dengan sejumlah faktor risiko. Di antaranya adalah punya riwayat kesehatan serius, masalah tekanan darah tinggi, dan berat badan berlebih.
Kalau kamu sering mengalami pusing setelah berhubungan dengan pasangan, berarti sedang ada masalah pada tubuh. Berikut ini adalah beberapa penyebab kepala pusing setelah bercinta, sebagaimana dilansir dari laman doktersehat.com:
1. Tekanan darah rendah
Kondisi ini bisa memicu seseorang mengalami rasa pusing setiap melakukan berbagai aktivitas yang terlalu berat. Salah satunya adalah melakukan hubungan intim yang terlalu intens padahal daya tahan tubuh sedang tidak baik.
Kondisi ini akan semakin parah jika aktivitas ini dilakukan dalam kondisi kehausan atau dehidrasi, dan rasa pusing yang berlanjut pada rasa lemas akan muncul. Oleh karena itu, sebaiknya minum air 1-2 gelas sebelum bercinta.
Baca Juga: Warganya Malas Berhubungan Seks, Pemerintah Jepang Gelar Acara Perjodohan
2. Vertigo
Penyebab lainnya adalah vertigo. Ini muncul jika seseorang baik pria atau wanita melakukan hubungan intim dengan gaya yang terlalu ekstrem. Akhirnya saat hubungan intim selesai dilakukan, rasa pusing muncul dan menyebabkan rasa mual dan ingin muntah.
3. Diabetes
Pasangan yang mengalami diabetes akan mengalami fluktuasi gula darah yang cukup masif dan juga cepat. Fluktuasi ini menyebabkan beberapa masalah seperti rasa lemas setelah bercinta karena kadar gula di dalam darah langsung anjlok signifikan. Ini akan memicu rasa pusing dan lemas.
Penyebab sakit kepala setelah bercinta lainnya bisa juga karena rasa cemas yang tinggi, hiperventilasi, kaku di leher, hingga efek dari obat impotensi.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan
-
Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?
-
Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia
-
6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius
-
Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026
-
Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut
-
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
-
Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah