Suara.com - Ketupat merupakan salah satu menu yang harus ada saat menyambut lebaran. Biasanya ketupat di masak dalam jumlah yang banyak, sehingga penting untuk tahu resep ketupat agar tidak cepat basi.
Di samping nasi yang disajikan dalam anyaman daun kelapa, ketupat biasanya disiapkan bersama opor ayam. Perlu diketahui, ternyata bukan hanya cara memasak yang benar tapi resep ketupat agar tidak cepat basi juga karena pemilihan daun kelapa yang tepat.
Resep ketupat agar tidak cepat basi
Supaya ketupat yang Anda buat masih bisa dimakan selama beberapa hari setelah lebaran, berikut adalah tips yang bisa Anda ikuti supaya ketupat tidak cepat basi.
1. Pilih bahan-bahan terbaik
Untuk menghasilkan ketupat dengan kualitas terbaik, tentu saja Anda juga perlu menggunakan bahan-bahan pilihan.
Oleh karena itu, pastikan Anda memilih bahan-bahan yang digunakan seperti daun kelapa dan beras dengan kualitas yang baik. Jangan gunakan bahan-bahan yang sudah terkontaminasi jamur atau bakteri.
2. Gunakan daun kelapa warna kuning muda kehijauan
Bukan hanya saat penyimpanan, supaya ketupat tidak basi Anda juga harus memilih bahan pembungkus alias daun kelapa yang tepat.
Baca Juga: Resep Ketupat Sayur Bakso, Cocok untuk Menu Lebaran
Oleh karena itu, usahakan menggunakan daun kelapa berwarna kuning muda kehijauan. Hindari menggunakan daun kelapa terlalu muda karena dapat menyebabkan ketupat cepat berkeringat dan basi. Sementara itu, daun kelapa yang terlalu tua bisa membuat ketupat tidak matang sempurna.
3. Tambahkan air kapur sirih pada beras
Saat menyiapkan isian nasi untuk ketupat, tambahkan sedikit air kapur sirih di dalamnya. Selain membuat ketupat memiliki tekstur lebih kenyal, air ini juga akan membuat ketupat lebih tahan lama.
Tambahkan air kapur sirih sebelum beras dimasukkan ke dalam selongsong ketupat. Supaya tetap gurih, tambahkan sedikit garam juga.
4. Tambahkan air panas saat merebus
Di tengah-tengah proses perebusan ketupat, Ada perlu menambahkan air panas. Pastikan untuk menggunakan air panas yang baru saja direbus sehingga bakterinya terminimalisir.
Berita Terkait
-
Resep Ketupat Sayur Bakso, Cocok untuk Menu Lebaran
-
Unik! Sejarah Sedekah Ketupat di Cilacap yang Kini Difestivalkan
-
Tipat Blayag, Makanan Khas Bali Serupa Ketupat Dengan Siraman Kuah Kental
-
Resep Sate Danguang Danguang Payakumbuh Nikmat Lengkap dengan Kuah, Ketupat
-
Pacar Nangis Ungkap Kronologi Rini S Bon Bon Meninggal: Jatuh Habis Makan Ketupat
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
5 Rekomendasi Model Baju Imlek Wanita 2026 yang Nyaman dan Elegan
-
5 Lipstik Jadul Legendaris Mulai Rp10 Ribuan, Kualitas Tidak Murahan
-
Sosok Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati Klaten Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun
-
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
-
5 Sleeping Mask dengan Kolagen untuk Usia 40-an, Bikin Kulit Kencang saat Bangun Tidur
-
5 Produk Viva Cosmetics untuk Mencegah Penuaan Dini, Jaga Kulit Tetap Awet Muda
-
Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
-
Frame 50 Pas untuk Tinggi Badan Berapa? Ini 5 Rekomendasi Road Bike yang Cocok dan Anti Cedera
-
5 Pilihan Sunscreen Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam, Wajah Jadi Glowing
-
Kumpulan Promo Imlek 2026 dari Makanan, Hotel hingga Tempat Hiburan