Suara.com - Dinda Hauw telah menyunat kedua anaknya, Shaka dan Kaba, meskipun keduanya masih berusia bayi. Istri Rey Mbayang itu mengungkapkan kalau faktor kesehatan jadi alasan utama dirinya lakukan sunat sejak dini kepada anak-anaknya.
Dinda Hauw mengaku kalau dirinya memang mendapat banyak pertanyaan, terutama di mesia sosial, terkait keputusannya itu.
"Banyak yang tanya, "kenapa masih bayi disunat?" Justru sebaiknya itu ketika masih bayi... apalagi buat anak yang fimosis kaya Shaka dan Kaba ada kecenderungan fimosis 60-70 persen," ungkap Dinda Hauw lewat Instagram story pribadinya, dikutip Jumat (12/5/2023).
Pemain film 'Surat Kecil Untuk Tuhan' itu menyadari risiko penyakit yang bisa saja dialami kedua anaknya.
"Kalo gak segera disunat, kotorannya nanti bisa menumpuk, kencingnya jadi susah, dan bisa jadi ISK (infeksi saluran kencing). Lebih kasian mana coba kalo udah kaya gitu?" tutur Dinda Hauw.
Enggan mengambil risiko terlalu besar, artis 27 tahun itu pun memilih untuk menyunat kedua anaknya yang masing-masing baru berusia 2 bulan dan 22 bulan.
Fimosis pada bayi merupakan kondisi ketika kulup atau kulit di ujung penis melekat ke kepala penis dan tidak dapat ditarik kembali dari sekitar ujung organ vital tersebut. Kondisi seperti itu sebenarnya umum terjadi pada bayi maupun anak-anak yang belum disunat.
Seiring bertambahnya usia, kulup penis akan melonggar dan terpisah secara sendirinya dari kepala penis. Tetapi, beberapa kasus fimosis pada bayi dapat berlanjut hingga masa pubertas.
Bila anak mengalami fimosis sebenarnya tidak harus langsung disunat. Pada bayi usia kurang dari 1 tahun, tindakan yang dilakukan untuk mengatasi fimosia biasanya sebatas observasi.
Baca Juga: Dinda Hauw Dapat Hadiah Tas Mewah Rp674 Juta dari Rey Mbayang, Warganet: Biar ASI Makin Lancar!
Tetapi, jika menimbulkan infeksi berulang, seperti demam tanpa penyebab yang jelas dan ujung penis bengkak memerah, maka dianjurkan untuk dilakukan tindakan sirkumsisi atau sunat.
Apabila, anak tidak mengalami tanda-tanda tersebut maka tindakan sunat dapat ditunda terlebih dahulu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut
-
Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna
-
3 Review Facial Wash Non SLS Wardah, Tidak Bikin Wajah Ketarik setelah Cuci Muka
-
5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!
-
Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital
-
Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?
-
6 Tips Feng Shui untuk Menjual Rumah, Cepat Laku dengan Harga Tinggi
-
Awas Tertipu, Begini Cara Membedakan Sunscreen Facetology Asli dan Palsu
-
Bukan Cuma Estetik, Begini Cara Memilih Lantai Rumah yang Awet, Aman, dan Minim Perawatan