Suara.com - Kedutan kerap dialami oleh beberapa orang dan bisa terjadi di mana saja. Bisa di mata, bibir, tangan, dada, alis dan ada juga yang mengalaminya di bagian bahu serta punggung. Lantas apa arti kedutan di bahu dan punggung menurut primbon Jawa?
Kedutan kerapkali dimaknai sebagai suatu pertanda di dalam kepercayaan masyarkat jawa. Anggota badan yang berkedut, menandakan bahwa seseorang akan mendapatkan kabar baik atau buruk. Namun, apabila kedutan terjadi di bagian bahu dan punggung, hal ini patut disoroti.
Arti Kedutan di Bahu dan Punggung Menurut Primbon Jawa
Berdasarkan keterangan dalam Primbon Jawa, arti dari kedutan di bahu bagian kanan adalah pertanda Anda akan mendapatkan seorang musuh. Sehingga saat mengalami kedutan bahu dibagian kanan, Anda sebaiknya memperhatikan tingkah laku dan perkataan, juga menjaga sikap di mana pun Anda berada.
Sementara, arti kedutan di bahu sebelah kiri berdasarkan keterangan dari Primbon Jawa yaitu pertanda tidak baik. Konon, orang yang tengah mengalami kedutan di bahu bagian kiri akan mendapatkan sebuah kesusahan dan akan mengalami sedikit kesulitan. Sehingga Anda harus bersiap untuk menghadapi segala hal yang akan terjadi kedepan nanti.
Sedangkan, kedutan di punggung mempunyai tiga arti sesuai dengan bagian mana yang mengalaminya. Pertama, kedutan yang terjadi pada bagian tulang belakang mempunyai arti kita akan mudah terserang sebuah penyakit.
Kedua, jika kedutan yang terjadi di punggung bagian kanan maka akan mengalami kesulitan lantaran banyaknua utang dan keuangan yang tidak terkontrol. Ketiga, jika kedutan yang terjadi di punggung bagian kiri maka Anda akan mendapatkan kesuksesan di dalam karir dan juga bisnis serta mendapatkan keuntungan yang berlipat.
Setelah mengetahui beberapa arti keduatan di atas, ada baiknya jika Anda memperbanyak berdoa dan berderma supaya terhindar dari segala mara bahaya dan kesulitan. Itulah tadi arti kedutan di bahu dan punggung menurut Primbon Jawa.
Memahami Arti Kedutan dan Penyebabnya Menurut Medis
Baca Juga: Potong Kuku di Malam Hari Menurut Primbon Jawa, Apakah Boleh?
Kedutan merupakan peristiwa yang terjadi saat otot mengalami sebuah gerakan yang tak terkendali akibat adanya sebuah gangguan terhadap sel saraf motorik bawah. Peristiwa kedutan ini disebut juga sebagai fasikulasi otot.
Kedutan bisa terjadi melibatkan kontraksi dari otot kecil di tubuh. Seperti yang diketahui, otot terdiri dari serat-serat yang akan dikendalikan oleh saraf. Nah, stimulasi ataupun kerusakan saraf inilah bisa menyebabkan serat pada otot Anda berkedut.
Mengutip dari laman Healthline.com, sebagian besar kasus kedutan terhadap otot tidak membahayakan. Sehingga Anda tidak perlu khawatir jika mengalaminya. Akan tetapi, dalam beberapa kasus, kedutan juga menjadi sebuah pertanda atau gejala gangguan terhadap sistem saraf.
Lantas apa saja hal yang dapat menyebabkan kedutan? Berikut ini beberapa penyebab kedutan pada beberapa berbagai bagian tubuh :
• Kurang tidur
• Aktivitas fisik yang berat, misalnya setelah kerja atau olahraga
Berita Terkait
-
Potong Kuku di Malam Hari Menurut Primbon Jawa, Apakah Boleh?
-
Menguak Sifat Orang Weton Rabu Pahing Menurut Primbon Jawa
-
Sifat Orang Weton Senin Legi Menurut Primbon Jawa
-
Jarang Diketahui! Ini 8 Arti Mimpi Menebang Pohon Menurut Primbon Jawa
-
Sinopsis Primbon, Film Soal Teror yang Dialami Keluarga Jawa Keturunan Kerajaan
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub