Suara.com - Kata Edo Tensei trending di media sosial Twitter. Hingga artikel ini ditulis kata Edo Tensei telah diunggah lebih dari 1600 postingan.
Dari penelusuran Suara.com, kata Edo Tensei ternyata banyak digunakan warganet untuk mengomentari berita tentang seorang penjual nasi bebek di Sidoarjo yang dibunuh oleh sepupunya sendiri.
Pelaku sempat melakukan ritual agar korban kembali hidup lagi. Banyak warganet yang kemudian menghubungkan kejadian itu dengan 'Edo Tensei'.
Lalu apa arti Edo Tensei sebenarnya?
Dikutip dari Hi Medik, Edo Tensei adalah salah satu jutsu paling kuat dan kontroversial dalam dunia anime dan manga Naruto. Jutsu ini memiliki sejarah yang menarik, mulai dari pencipta awalnya hingga statusnya sebagai jutsu terlarang yang menghadirkan dampak besar dalam cerita. Artikel ini akan mengulas lebih dalam tentang arti dan sejarah Edo Tensei dalam konteks Naruto.
Edo Tensei: Jutsu Pembangkit Orang Mati
Edo Tensei, atau "Reanimasi Palsu", adalah sebuah teknik dalam alam semesta Naruto yang memungkinkan penggunanya membangkitkan orang mati kembali dalam bentuk yang dikendalikan oleh sang pengguna. Meskipun sangat kuat, jutsu ini memiliki implikasi etis dan moral yang sangat serius, karena dapat mengakibatkan kekacauan dan kehancuran jika jatuh ke tangan yang salah.
Pencipta dan Pengguna Edo Tensei
Tobirama Senju, Hokage Kedua Konoha, adalah pencipta Edo Tensei. Namun, pengembangan dan penggunaan jutsu ini menjadi lebih kompleks seiring waktu. Selain Tobirama, Orochimaru dan muridnya, Kabuto Yakushi, juga menguasai jutsu ini.
Baca Juga: Apa Itu Ritual Thudong? Aksi Biksu Jalan Kaki dari Thailand Ke Borobudur
Orochimaru, seorang tokoh antagonis, mengembangkan Edo Tensei menjadi bentuk yang lebih kuat dan bahkan menggunakan teknik ini untuk membangkitkan beberapa karakter kuat yang telah mati.
Sejarah Penciptaan Edo Tensei
Tobirama Senju menciptakan Edo Tensei dengan motivasi yang kompleks. Sebagai seorang pemimpin yang berperan dalam membangun stabilitas politik Konoha, ia menyadari potensi jutsu ini untuk menghadapi musuh dalam skala besar. Reinkarnasi melalui Edo Tensei dapat membuat sosok yang telah mati menjadi lebih kuat daripada sebelumnya.
Pada dasarnya, Edo Tensei memungkinkan jiwa-jiwa yang telah meninggal untuk dihidupkan kembali dalam tubuh abadi, menggunakan sampel DNA yang dikumpulkan. Tubuh ini dapat bertarung tanpa lelah, menjadikannya alat yang luar biasa dalam pertempuran.
Namun, karena tingkat ancaman dan potensi kerusakan yang besar, Tobirama menyebut Edo Tensei sebagai Kinjutsu atau teknik terlarang. Ia berharap jutsu ini tidak akan digunakan dengan tujuan jahat yang dapat membawa bencana bagi dunia ninja.
Pentingnya Edo Tensei dalam Cerita Naruto
Edo Tensei memiliki peran penting dalam berbagai plot dalam cerita Naruto. Penggunaan jutsu ini oleh Orochimaru dan Kabuto menciptakan tantangan serius bagi para tokoh utama, termasuk Naruto Uzumaki. Pertempuran melawan reanimasi para ninja kuat yang telah mati memperkaya alur cerita dan memberikan konsekuensi besar bagi protagonis.
Edo Tensei adalah jutsu terlarang yang memunculkan dilema etis dan moral dalam dunia Naruto. Penciptanya, Tobirama Senju, menciptakan teknik ini dengan tujuan strategis, tetapi akhirnya mengakui potensi bahaya yang terkait dengannya. Sejarah Edo Tensei menceritakan bagaimana sebuah jutsu kuat dapat menghasilkan dampak besar dalam dunia fiksi yang kompleks dan menarik seperti Naruto.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Cara Memilih Teh Berkualitas, Tak Sekadar Wangi tapi Juga Konsisten dari Daunnya
-
Libur Iduladha 2026 Berapa Hari? Ini Jadwal Resmi Menurut SKB 3 Menteri
-
Isi Pidato Presiden Prabowo Hari Ini di DPR RI, Bongkar Kebocoran Anggaran Rp14.000 Triliun
-
Bahan Baku Aman Jadi Fokus Baru Industri Kosmetik, Produsen Mulai Tinggalkan Formula Berisiko
-
Mencuci Beras Sebaiknya Berapa Kali sebelum Dimasak? Jangan sampai Nutrisinya Terbuang
-
Ortuseight Luncurkan Sepatu Padel Vector Bandeja, Gabungkan Performa dan Gaya
-
4 Zodiak yang Cocok Jadi Pasangan Taurus, Hubungan Langgeng Tanpa Drama
-
Nomor Rumah Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Rezeki dan Keharmonisan
-
5 Lip Cream Paling Laris di Shopee dan Tahan Lama Sampai 20 Jam
-
Mau Travelling ke Luar Negeri? Ini Cara Kerja Asuransi Perjalanan yang Perlu Kamu Tahu