Takut pada orang asing
Secara umum, orang lebih cenderung khawatir pada hal-hal asing. Hal ini dapat berlaku baik pada penampilan fisik maupun perbedaan budaya.
Contoh
Sayangnya, perasaan ini terlalu umum terjadi. Hal ini dapat berkisar dari tindakan diskriminasi yang terselubung atau komentar halus hingga tindakan prasangka atau bahkan kekerasan yang terang-terangan.
Beberapa contohnya meliputi :
Kebijakan imigrasi
Hal ini dapat mempengaruhi cara suatu negara menangani imigrasi. Hal ini mungkin termasuk permusuhan dan diskriminasi terhadap imigran. Kelompok masyarakat tertentu mungkin menjadi sasaran larangan yang dirancang untuk mencegah mereka berpindah ke lokasi tertentu.
Pengungsian
Di AS, pemindahan paksa masyarakat adat dari tanah mereka adalah contoh dari kondisi ini. Penggunaan sekolah asrama di AS dan Kanada juga berakar pada sikap ini dan dirancang untuk memaksa asimilasi budaya penduduk asli Amerika.
Baca Juga: Ketakutan yang Dimiliki 4 Zodiak ini dalam Sebuah Hubungan, Kamu Termasuk?
Kekerasan
Misalnya, serangan terhadap orang keturunan Asia meningkat setelah pandemi COVID-19.
Garis Tipis dengan Rasisme
Ada garis tipis antara hal tersebut dan rasisme, tetapi kedua kata tersebut tidak saling berhubungan. Sesuai dengan istilahnya, fobia tersebut adalah kekhawatiran terhadap orang asing dan adat istiadat mereka yang seringkali berubah menjadi rasa tidak suka yang intens.
Di sisi lain, rasisme adalah keyakinan kuat pada gagasan salah yang mengukur nilai dan kemampuan seseorang berdasarkan atribut fisik seperti warna kulit dan rambut.
Meskipun keduanya menyatu dalam beberapa aspek, namun kekhawatiran itu tidak mengarah pada diskriminasi berdasarkan ciri fisik atau keanggotaan seseorang dalam kelompok orang tertentu. Namun cenderung membagi orang menjadi dua kelompok, yakni orang dalam dan orang luar.
Hal ini pada gilirannya menimbulkan kekhawatiran dan rasa tidak aman terhadap pihak luar yang dianggap menimbulkan ancaman terhadap penduduk yang ada.
Cara Mengatasi
Pada tingkat individu, orang dapat melawannya melalui :
Pendidikan
Luangkan waktu untuk mempelajarinya, termasuk mitos dan stereotipnya, serta dampaknya terhadap kelompok marginal. Carilah artikel, buku, dan media lain yang datang langsung dari masyarakat marginal.
Kesadaran diri
Banyak orang tumbuh dengan pesan ketakutan, baik dari keluarga, teman sebaya, atau berita. Penting bagi kita untuk menyadari asumsi-asumsi kita sendiri dan menantang asumsi-asumsi tersebut, khususnya bagi orang-orang yang mempunyai kekuasaan.
Meskipun ini bukanlah suatu kondisi kesehatan mental, pendekatan seperti terapi perilaku kognitif dapat membantu penderitanya,
Apresiasi budaya
Memperluas pemahaman mereka tentang makanan, musik, film, dan banyak lagi mungkin bermanfaat bagi masyarakat. Misalnya, pengasuh mungkin mendorong anak-anak mereka untuk membaca buku dengan karakter yang beragam, atau mencoba makanan dari berbagai masakan.
Berita Terkait
-
Ketakutan Terbesar dalam Hidup Berdasar Astrologi, Apa Kata Zodiakmu?
-
5 Tanda Kamu Memiliki Commitment Issues, Cek Dirimu Sekarang!
-
Menghadapi Ketakutan Itu Baik dan Gagal Bukan Sebuah Akhir
-
4 Tipe Overthinking yang Bikin Susah Hidup Normal, Pahami Cara Mengatasinya
-
5 Tips Membantu Anak Menghadapi Rasa Takutnya, Orang Tua Wajib Tahu!
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perkuat Kepatuhan Badan Usaha, BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan Ekosistem OSS
-
Danantara Sudah Tutup 260 BUMN
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Belanja Daerah Capai Rp538,5 Triliun Hingga Juli 2026, Kebanyakan Bayar Gaji
-
Spesial Agustus, BRI Tebar Promo Spesial Diskon di Raja Susu
-
8 Cara Mengatasi Cushion yang Terasa Terlalu Pekat atau Terlalu Cair
-
Presiden Beberkan PFII: Lokasi di Jakarta, Bahasanya Inggris dan Kemungkinan Ada Hakim Asing
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%
-
9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui