Suara.com - Seorang anak berusia 8 tahun di Kota Padang, Sumatera Barat, meninggal dunia akibat tertimpa tembok beton masjid. Peristiwa itu terjadi saat ia sedang mengambil air wudhu yang dekat dengan tembok.
Di waktu bersamaan, seorang pelajar SMP melakukan freestyle dengan motornya di halaman masjid. Namun, motor hilang kendali dan aksi itu malah meruntuhkan dinding sekitar. Kejadian itu terekam pada kamera CCTV masjid yang kemudian tersebar luas di media sosial.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Padang, Iptu Arisman, mengatakan kejadian itu terjadi di Masjid Raya Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Senin, 18 September 2023 sekitar pukul 15.00 WIB.
Setelah ditelusuri, korban bernama lengkap Gian Septiawan Ardani (8). Sementara penabrak adalah pelajar SMP berinisal MHA (13).
Korban anak yang sedang mengambil wudhu itu langsung dibawa ke RSUP Djamil Padang. Dia mengalami cidera berat di bagian kepala, kemudian dinyatakan tewas.
Lantas apakah peristiwa yang menimpa Gian membuatnya jadi mati syahid?
Mati syahid artinya ketika seseorang meninggal dalam keadaan terpuji di jalan Allah SWT. Nabi Muhammad SAW pernah mengungkapkan tujuh jenis orang yang bisa dikatakan mati syahid. Salah satunya serupa dengan kejadian tang menimpa Gian.
Dikutip dari situ NU Online, hadist riwayat An-Nasa'i, Rasulullah menjelaskan bahwa ada tujuh jenis kejadian yang membuat seseorang daoat dikatakan mati syahid. Di antaranya, korban meninggal karena wabah tha’un (wabah pes), meninggal karena sakit perut, tenggelam, meninggal tertimpa reruntuhan, meninggal karena radang selaput dada (pleuritis), meninggal terbakar, dan wanita meninggal karena hamil atau saat melahirkan.
Derajat syahid memang memiliki banyak pintu. Pada riwayat Imam At-Thabarani, Rasulullah menyebutkan secara jelas bahwa pintu syahid tidak hanya satu, melainkan ada banyak cara. Sebab, apabila mati syahid hanya dikategorikan yang meninggal saat berperang di jalan Allah niscaya umat Nabi Muhammad saw yang mencapai derajat tersebut akan berjumlah sedikit.
Baca Juga: Nasib Istri Napi Rutan Padang Usai Ketahuan Selundupan HP dalam Bra
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Tarif Naturalisasi Rp75 Juta, Pakar Minta Pemerintah Tak Jadikan Kewarganegaraan Hak Orang Berduit
-
Gara-gara Kue, Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf PPPK
-
Waspada! KPAI Ungkap Anak Indonesia Kini Terjebak 'Industri Kecemasan' dan 'Candu Digital'
-
Alarm Diabetes Indonesia: Skrining BPJS Belum Mampu Menjangkau Jutaan Kasus Tersembunyi?
-
Sekolah Masih Kekurangan Guru, PGRI Tolak Anggaran Pendidikan Dipangkas demi MBG
-
Lawan Hama Wereng, Petani Boyolali Andalkan Teknologi Drone
-
Kasus TPPU Memasuki Babak Baru: Eks Jampidsus Masuk Daftar Panggil, Kejagung Terbitkan Sprindik ke-4
-
BUMI Hingga BULL Jadi Saham Rekomendasi di Tengah Gejolak Minyak, Cek IHSG Hari Ini
-
Revisi UU Pemilu Harus Perkuat Demokrasi, Bukan Sekadar Ubah Aturan
-
Sepatu On Cloud Ori Apakah Dijual di Shopee? Begini Cara Membeli Produk Asli yang Aman