Suara.com - Masih banyak perdebatan antara pembalut dicuci vs pembalut tidak dicuci. Apalagi saat ini banyak toilet umum yang secara khusus menyediakan tempat sampah pembalut bekas pakai. Pertanyaanya, memang mencuci pembalut menstruasi wajib dalam islam?
Kebiasaan mencuci pembalut kerap dilakukan muslimah, khususnya di Indonesia karena ada anggapan setan suka memakan darah haid di pembalut, dan digadang-gadang bisa membahayakan perempuan pemiliknya.
Menariknya, ternyata melansir About Islam, Selasa (3/10/2023) Dosen sekaligus Penulis Muslim Saudi, Syekh MS Al-Munajjid mengatakan pembalut sekali pakai tidak perlu dicuci sebelum dibuang.
Ini karena tidak ada satupun ulama yang mengatakan, mencuci pembalut sekali pakai atau kain lap bekas darah haid harus dicuci sebelum dibuang, apalagi jika tidak digunakan lagi.
Hukum tidak wajib ini berdasarkan dari perkataan Nabi Muhammad SAW, yang menjawab pertanyaan para sahabat perempuan Rasulullah, yakni Abu Sa'id al-Khudri.
"Dikatakan, Ya Rasulullah apakah aku harus berwudhu di sumur Buda'ah yang merupakan sumur di dalamnya melemparkan kain haid, daging anjing, dan benda busuk lainnya.
"Rasulullah kemudian menjawab, Air itu murni dan tidak ada yang membuatnya najis," jawab Rasulullah SAW dalam hadist yang diriwayatkan At-Tirmidzi.
Adapun yang dimaksud kain haid, yaitu kain yang digunakan untuk membasuh darah haid.
"Jadi, sepertinya mereka biasa membuangnya ketika sudah terkontaminasi darah. Jika tidak, para sahabat tidak akan mempersoalkan apakah air yang digunakan untuk membuang kain-kain itu murni atau tidak," terang Syekh MS Al-Munajjid dalam penjelasanya.
Baca Juga: Mencuci Rambut saat Menstruasi Apakah Berbahaya? Yuk Simak Faktanya
Darah Haid di Pembalut Dijilat Setan
Selain itu Syekh MS Al-Munajjid juga menegaskan darah haid yang dibuang, tidak akan membahayakan pemiliknya. Alih-alih, takut membahayakan diri karena darah haid di pembalut bisa membuat setan berbuat jahat kepada manusia, justru diingatkan untuk tetap mengingat Allah SWT satu-satunya Maha Pelindung.
Cara terbaik agar terlindung dari setan dan perbuatan jahat manusia, yaitu dengan berdzikir mengingat Allah SWT, membaca al-quran dan menjalankan syariah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak