"99,99 persen saya menyatakan Jessica tak bersalah, sisanya Tuhan yang tahu," kata Otto.
Dengan tegas Otto menyatakan Jessica tak bersalah karena dia memiliki bukti kuat. Hanya saja Otto mengatakan tidak pernah diberi kesempatan untuk melakukan pembuktian.
"Saya meyakini betul dengan akal pikiran dan fakta yang ada saya gunakan itu, saya berdoa, saya pastikan Jessica nggak bersalah, saya bisa buktikan cuma tidak diberi kesempatan untuk buktikan dan tidak didengar," ujar dia.
Salah satu hal yang dimaksud adalah ketika Otto mendatangkan saksi ahli tapi tak ada satu pernyataan saksi yang menjadi pertimbangan keputusan. Dia menyebut tiga saksi yang dihadirkan menjelaskan bahwa tidak ada kandungan sianida dalam tubuh Mirna.
"Tidak ada satu pun keterangan ahli yang kami sampaikan 3 dari luar negeri berapa dari dalam negeri, tidak ada satu pun dipertimbangkan dalam putusan hakim," ucap Otto.
"Jadi untuk apa kami bawa jauh-jauh tapi nggak didengar, kayak ngomong di padang pasir. Padahal 3 saksi ini bilang sianida tidak terbukti ada di tubuh Mirna, yang dipersoalkan ada sianida dalam gelas, tapi sianida dalam tubuh (Mirna) tidak pernah ada," pungkas dia.
Beda dengan Otto, Edi Darmawan meyakini Jessica bersalah atas tewasnya Mirna. Bahkan dalam YouTube Karni Ilyas, Edi memperlihatkan sebuah rekaman CCTV ketika Jesica memasukan racun sianida dalam kopi Mirna. Walau dalam gerakan pixel, Edi meyakini Jessica memasukkan sesuatu berupa racun menggunakan tangan kiri dalam gelas kopi Mirna.
"Nah ini (rekaman CCTV diputar). Ini polisi sampai teriak-teriak kesenangan nih. Ulang ya, perhatikan tangan kiri dia (Jessica), ini belum pernah dikeluarkan, (di video nampak tangan Jessica seperti menaruh sianida ke dalam es kopi Vietnam milik Mirna)," ungkap Edi.
"Jadi polisi sangat senang sekali itu hari sampai lompat-lompat, dia (Jessica) masukin (sianida) juga, dia pakai sedotan seperti teorinya dokter Theodore. Itu omongannya benar, jadi dimasukin sedotan, makanya Mirna sedotin yang pekat itu, makanya dia ngomong detik (bicara sebentar), mati dia," sambung Edi.
Edi mengatakan tak pernah mengekspos rekaman CCTV itu ke persidangan. Alasannya dia tidak ingin Jessica dihukum mati.
"Kenapa ini (rekaman CCTV) nggak kita keluarkan dulu waktu sidang, kita nggak mau dia (Jessica) dihukum mati, biarin dia kesiksa. Kalau bisa seumur hidup (dipenjara), maksud saya begitu, saya maunya begitu. Jangan dihukum mati keenakan dia, mati mah ditembak mati selesai," pungkas dia.
Baca Juga: Bukan Hasil Rekayasa, Ini Penjelasan Ayah Mirna soal Foto Bibir Merah Putrinya usai Meninggal
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Bukan Hasil Rekayasa, Ini Penjelasan Ayah Mirna soal Foto Bibir Merah Putrinya usai Meninggal
-
Ayah Mirna Pastikan Putrinya Sudah Diautopsi usai Meninggal Gara-Gara Minum Kopi: Saya Lihat Pencernaannya Korosi Berat
-
Disorot Tajam gegara Film Ice Cold, Ayah Mirna: Jangan Terkecoh, Itu Sampah!
-
Ayah Mirna Nekat Lakukan Hal Ini Agar Jessica Wongso Tak Divonis Mati, Alasannya di Luar Dugaan
-
Tak Pernah Diungkap ke Publik, Video CCTV Jessica Wongso Ini Bikin Polisi Teriak-teriak Senang
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Wakil Jaksa Agung Bantah Rotasi Pejabat Kejagung Buntut Kasus Febrie Adriansyah, Tapi Penyegaran
-
Desain KDMP Dinilai Melenceng, Berisiko Jadi Proyek Politik Pemerintah
-
Prancis Bak Neraka Bocor, 20 Ribu Warlok dan Turis Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan Ekstrem
-
Here We Go! Daftar Resmi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Bertabur Bintang
-
Pembangunan Daerah Terus Berjalan, Dasco - Cucun Terima Dialog APKASI
-
KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
-
Bukan Cedera, Ini Alasan Debut Mariano Peralta Bersama Persib Tertunda
-
Teknologi Logistik AI Ubah Masa Depan E-Commerce Indonesia
-
Rakyat Tidak Keberatan Membayar Pajak, Asal Negara Tahu Cara Mengelolanya