Suara.com - Sosok Cathy Russell dan Thomas E Donilon saat ini tengah menjadi sorotan dunia. Hubungan antara Russell dengan Donilon dituding menjadi penyebab PBB tidak mau menghentikan perang antara Israel dan Palestina. Biodata Cathy Russel dan Thomas E Donilon pun menarik untuk disimak.
Meurut pemberitaan yang betedar, apabila PBB membantu Palestina dalam konflik dengan Israel, maka secara otomatis perusahaan BlackRock milik Thomas E Donilon suami Cathy Russell akan mengalami kerugian. Sebab selama ini perusahaan itulah yang menjadi pemasok senjata maupun amunisi Israel untuk menyerang Palestina.
Biodata Cathy Russell
Catherine Russell merupakan Direktur Eksekutif UNICEF ke-8, organisasi yang mengawasi anak-anak di lebih dari 190 negara dan wilayah. Wanita kelahiran 4 Maret 1961 ini memiliki pengalaman selama bertahun-tahun dalam pelayanan publik, ia fokus pada pemberdayaan komunitas yang kurang tersentuh di seluruh dunia dan mengembangkan kebijakan untuk mendukung perempuan dan anak, termasuk dalam krisis kemanusiaan.
Pada tahun 2020-2022, Russell bekerja di bawah kepemimpinan Joe Biden sebagai Asisten Presiden dan Direktur Kantor Personalia Kepresidenan Gedung Putih. Ia sebelumnya juga menjabat sebagai Duta Besar untuk Isu-Isu Perempuan dunia di Departemen Luar Negeri AS pada tahun 2013 hingga 2017.
Selain itu, Russell sebelumnya juga menjabat sebagai Asisten Wakil Presiden di Gedung Putih pemerintahan Barack Obama, Wakil Jaksa Agung di Departemen Kehakiman, Penasihat Senior Masalah Perempuan Internasional di Komite Hubungan Luar Negeri Senat, serta menjabat sebagai Direktur Staf Departemen Kehakiman.
Secara resmi, Russell ditunjuk sebagai Direktur Eksekutif oleh Sekretaris Jenderal PBB pada tanggal 1 Februari 2022. Russel memiliki gelar Bachelor of Arts pada bidang Filsafat, magna cum laude, dari Boston College serta Juris Doctor dari George Washington University Law School.
Wanita kelahiran New Jersey ini menikah dengan Thomas Edward Donilon. Dari pernikahannya itu, Cathy dan Thomas dikaruniai dua orang anak.
Biodata Thomas E Donilon
Baca Juga: Aksi Boikot Israel Meluas, Sejumlah Negara dan Ilmuwan Tolak Hadiah dari Zionis
Thomas E. Donilon lahir pada 14 Mei 1955, ia merupakan ketua Institut Investasi BlackRock. Donilon pernah menjabat sebagai penasihat keamanan nasional Presiden Barack Obama. Dalam pekerjaannya, ia bertugas mengawasi staf Dewan Keamanan Nasional AS, mengetahui peran Komite Prinsipal Keamanan Nasional di tingkat kabinet.
Selain itu, dia juga bertugas memberikan pengarahan terhadap keamanan nasional harian untuk presiden, mengoordinasikan dan mengintegrasikan kebijakan luar negeri, intelijen, serta upaya militer di pemerintahan.
Tak sampai disitu, Donilon juga bertugas mengawasi keamanan siber Gedung Putih serta upaya dalam hal energi internasional. Suami Russel ini pernah menjabat sebagai utusan pribadi presiden untuk beberapa pemimpin dunia.
Itulah tadi biodata Cathy Russel dan Thomas E Donilon. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Tag
Berita Terkait
-
Meski Belum Bisa Dievakuasi , Menlu Retno Sebut WNI di Gaza Masih Dalam Kondisi Baik
-
Ramai Aksi Boikot Produk Israel, Ingat Lagi Ganjar Sudah Duluan 'Usir' Timnasnya Tapi Berujung Dihujat
-
Deretan Karya Trinity, Penulis Buku Best Seller yang Cuitannya Dituding Membela Israel
-
Kenapa Negara-Negara Arab Tidak Membantu Palestina?
-
Aksi Boikot Israel Meluas, Sejumlah Negara dan Ilmuwan Tolak Hadiah dari Zionis
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi