Suara.com - Ketua KPK nonaktif Firli Bahuri berkicau tentang dugaan pengancaman oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto dalam kasus korupsi di DJKA. Diungkap dalam sidang praperadilan, Firli menuding Karyoto telah mengancam sejumlah Pimpinan KPK diduga demi melindungi salah satu tersangka korupsi, Muhammad Suryo.
Tak pelak aksi “perang bintang” ala Firli dan Karyoto ini menuai sorotan banyak pihak. Apalagi karena Karyoto dan Firli sebelumnya dikenal sebagai rekan sejawat sebelum berkonflik seperti sekarang.
Firli Bahuri dan Karyoto Teman Seangkatan
Untuk diketahui, Firli dan Karyoto adalah sesama lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990. Hanya saja karier Firli bisa dibilang menanjak lebih cepat hingga membuatnya sudah mendapat gelar Komisaris Jenderal alias jenderal polisi bintang tiga ketimbang Karyoto yang masih menyandang dua bintang.
Setelah lulus dari Akpol, Karyoto dan Firli mulai mengembangkan karier masing-masing di bidang yang sama, yakni Reserse.
Karyoto diketahui pernah menjabat di sejumlah posisi strategis, seperti menjadi Dirreskrimum Polda DI Yogyakarta (2014), kemudian Direktur Analis Pemutus Jaringan Internasional BNN (2016), Wakapolda DI Yogyakarta (2019), Deputi Penindakan KPK (2020), hingga kini ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya (2023).
Sementara itu Firli pernah menjabat sebagai ajudan Wakil Presiden Boediono, Kapolda Banten, Kapolda Nusa Tenggara Barat, Deputi Penindakan KPK, Kapolda Sumatera Selatan, Kabaharkam Polri, hingga akhirnya menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023.
Firli Bahuri dan Karyoto Rekan Sejawat di KPK
Sebelum saling tuding seperti sekarang, Firli dan Karyoto diketahui pernah bekerja di satu instansi yang sama, yakni KPK.
Baca Juga: Biodata Linna Iskandar Karyoto, Istri Kapolda Metro Jaya yang Aktif Kegiatan Bhayangkari
Ketika Firli Bahuri menjadi pucuk pimpinan KPK, Karyoto diangkat menjadi Deputi Penindakan di lembaga antirasuah tersebut. Terdapat sejumlah kasus besar yang ditangani kala mereka berkolaborasi di KPK, seperti korupsi izin ekspor benih lobster yang menyeret eks Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo.
Namun kini rekam jejak mereka sebagai teman seangkatan hingga pernah bekerja di satu lembaga yang sama berujung dengan “perang bintang”. Nama pengusaha asal Yogyakarta, Muhammad Suryo, disebut-sebut menjadi penyebab Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto diduga nekat mengancam Pimpinan KPK.
“Lagi-lagi Kapolda Metro Jaya mendatangi Nawawi Pomolango dan menyampaikan kata-kata, 'jangan mentersangkakan Suryo kalo Suryo ditersangkakan, maka Pak Ketua akan ditersangkakan.' Hal ini disampaikan oleh Nawawi Pomolango ke Alexander Marwata,” ujar kuasa hukum Firli, Ian Iskandar, pada Rabu (13/12/2023).
Berita Terkait
-
Suasana Natal Di Rutan KPK, Pendeta Beri Khotbah Antikorupsi
-
Biodata Lengkap Alexander Marwata, Pimpinan KPK yang Diduga 'Kebal' Ancaman Irjen Karyoto
-
Opor Ayam Hingga Kue Kering Jadi Menu Bawaan Keluarga Saat Perayaan Natal Di Rutan KPK
-
Eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai Dan Pakar Hukum Al Azhar Jadi Saksi Meringankan Untuk Firli Bahuri
-
Biodata Linna Iskandar Karyoto, Istri Kapolda Metro Jaya yang Aktif Kegiatan Bhayangkari
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas
-
Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon
-
Harga Rice Cooker Miyako Kapasitas 0,6 Liter, Hemat Listrik untuk Anak Kos
-
Surat untuk Hari yang Telah Berlalu
-
TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa
-
Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5
-
Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027
-
Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI