Suara.com - Wedang ronde merupakan salah satu minuman tradisional Indonesia yang terbuat dari ronde, jahe, gula pasir, dan air. Minuman ini populer di musim hujan karena bisa memberikan sensasi hangat.
Chef Devina Hermawan membagikan resep wedang ronde yang bisa dibuat oleh semua orang. Resep ini mudah diikuti karena sangat jelas dan menunjukkan langkah-langkah yang perlu dilakukan.
Resep Wedang Ronde untuk 8-10 porsi
Bahan:
- 350 gr tepung ketan
- 40 gr tepung tapioka
- ½ sdt garam
- 320 ml air panas
- Perisa cocopandan
- Perisa pandan
Bahan isian:
- 100 gr kacang mede goreng / kacang tanah goreng
- 3 sdm gula pasir
- ¼ sdt garam
- 1 ½ sdm selai kacang
Bahan kuah:
- 170 gr jahe utuh
- 6 lembar daun pandan
- 1 batang serai
- 2 ½ liter air
- 300 gr gula pasir
Bahan ekstrak jahe:
- 60 gr jahe, kupas
- 250 ml air
Langkah-langkah:
- Bakar jahe di api sedang kecil hingga permukaan jahe menjadi hitam kemudian geprek
- Di dalam panci masukkan air, jahe, daun pandan, serai, dan gula pasir, masak hingga mendidih lalu kecilkan api, masak selama 12-20 menit
- Di dalam food processor, masukkan kacang mede, gula pasir, selai kacang, dan garam, haluskan kemudian bentuk bulat kecil
- Untuk ekstrak jahe, blender jahe dengan air hingga halus pindahkan sambil disaring dan didihkan
- Di dalam mangkuk, campurkan tepung ketan, tepung tapioka, garam, dan air panas sambil diaduk dengan sumpit lalu uleni dengan tangan
- Bagi menjadi 3 bagian. Beri perisa pandan untuk warna hijau dan beri perisa cocopandan untuk warna pink, uleni hingga menyatu
- Bentuk memanjang adonan lalu belah dua. Roll setengah adonan lalu potong-potong seukuran 1 ruas jempol. Bentuk seperti mangkuk, letakkan isian kacang kemudian bulatkan. Balurkan ke dalam tepung tapioka
- Untuk ronde kecil, roll adonan memanjang lalu potong-potong seukuran 7-8 mm. Balurkan ke dalam tepung tapioka
- Ulangi step yang sama hingga adonan habis
- Saring kuah jahe lalu masukkan kembali ke dalam panci
- Didihkan air, rebus ronde hingga mengapung dan matang, tiriskan
- Wedang ronde siap disajikan
Selain menghangatkan tubuh, manfaat konsumsi wedang ronde lainnya antara lain:
Baca Juga: Resep Oatmeal Raisin Cookies ala Chef Risman: Lezat dan Kaya Serat
Meredakan mual dan muntah
Jahe yang menjadi bahan dasar wedang ronde memiliki kandungan gingerol yang dapat membantu meredakan mual dan muntah, terutama yang disebabkan oleh mabuk perjalanan, morning sickness, dan efek samping kemoterapi.
Meningkatkan imunitas tubuh. Jahe mengandung antioksidan yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Mengurangi nyeri
Jahe memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi nyeri, seperti nyeri otot, nyeri sendi, dan nyeri menstruasi.
Mencegah flu dan pilek
Jahe memiliki kandungan gingerol yang dapat membantu mengurangi peradangan dan infeksi, sehingga dapat membantu mencegah flu dan pilek.
Berita Terkait
-
Resep dan Cara Membuat Jagung Bakar Beraneka Bumbu, Bisa Banget Jadi Hidangan Untuk Nikmati Malam Tahun Baru
-
5 Resep Makanan dan Camilan Natal ala Nicky Tirta dan Chef Devina Hermawan: Cocok untuk Kumpul Keluargalife
-
Resep Seblak Rafael Paling Dicari di Google Sepanjang 2023, Ini Cara Membuat dan Asal-usulnya
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tips Menyimpan Kue Kering Sisa Lebaran agar Tetap Renyah dan Tidak Melempem
-
7 Amalan Sunah di Bulan Syawal yang Dianjurkan dalam Islam, Jangan Terlewat!
-
5 Tempat Wisata di Jogja yang Tetap Buka saat Lebaran, Tiket Masuk Mulai Rp10 Ribuan
-
Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2026? Ini Prediksi dan Tips Hindari Macet
-
Jadwal Operasional Transportasi Publik Selama Libur Lebaran 2026: Transjakarta, MRT, dan KRL
-
Tips Menyimpan Opor Ayam Sisa Lebaran di Kulkas agar Tahan Lama dan Tetap Enak, Jangan Sampai Basi
-
Bolehkah Puasa Syawal 1 Hari Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya Sesuai Sunnah
-
Rencana ke Ragunan saat Libur Lebaran? Cek Harga Tiket dan Jam Buka Terbaru
-
Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur dan Membaca Yasin? Ini Hukumnya
-
Apakah Puasa Syawal Harus Berturut-Turu atau Boleh Diselingi? Ini Penjelasan Lengkapnya