Suara.com - Kabar duka datang dari dunia perkerataapian Indonesia. Adu banteng terjadi antara kereta api di daerah Cicalengka, yang melibatkan KA Turangga dan KA lokal Baraya. Tidak sedikit netizen yang menyebut bahwa hal ini terjadi karena kelalaian petugas PPKA. Tapi apa itu petugas PPKA?
Peristiwa tragis ini sendiri terjadi di Babakan, DKA Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Jumat, 5 Januari 2024 pukul 06.00 WIB. Dikabarkan sedikitnya terdapat tiga orang korban jiwa, termasuk dua masinis kereta tersebut.
Lalu Apa Itu Petugas PPKA?
Dalam operasional kereta api, peran masinis jelas sangat besar karena secara praktis mengemudikan kereta agar bisa sampai ke tujuan. Namun kerja masinis juga dibantu dan ditunjang oleh banyak posisi lain, termasuk salah satunya petugas PPKA.
Alasan mengapa petugas PPKA ditengarai memiliki andil besar dalam tragedi ini adalah karena petugas ini berada di stasiun dan menerima dan mengantarkan kereta api yang hendak berangkat, singgah, hingga sampai di stasiun.
Petugas PPKA atau Pengatur Perjalanan Kereta Api membutuhkan disiplin tinggi dalam mengatur dan melakukan tindakan, demi menjamin keselamatan dan ketertiban setiap perjalanan yang dilakukan oleh kereta api.
Standar Kompetensi dan Tugas Petugas PPKA
Mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 5 Tahun 2017 tentang Sertifikasi Kecakapan Pengatur Perjalanan Kereta Api dan Pengendali Perjalanan Kereta Api, seorang petugas PPKA wajib memenuhi standar kompetensi berikut.
- Mengetahui dan memahami ketentuan peraturan perundang-undangan terkait dengan operasi kereta api, sarana, dan prasarana perkeretaapian
- Mengetahui, memahami dan menguasai standar operasi prosedur pemberangkatan, kedatangan dan pemberhentian kereta api
- Mengetahui, memahami dan menguasai standar operasi prosedur teknis dan administrasi perjalanan kereta api (pemeriksaan dan pengisian laporan kereta api)
- Mengetahui, memahami dan menguasai standar operasi prosedur keamanan dan keselamatan di stasiun
- Mengetahui, memahami, menguasai dan membaca grafik perjalanan kereta api, maklumat kereta api, telegram maklumat dan daftar waktu serta perubahannya dan/atau peraturan perjalanan kereta api
- Mengetahui, memahami dan menguasai standar operasi prosedur persinyalan, telekomunikasi dan listrik dalam pengoperasian perkeretaapian
- Mengetahui, memahami dan menguasai standar operasi prosedur pemindahan, persilangan dan penyusunan operasi kereta api
- Mengetahui, memahami dan menguasai wilayah kerja
- Pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam mengatur perjalanan kereta api dan mengendalikan perjalanan kereta api
Tugasnya secara praktis adalah menjaga agar standar kompetensi di atas dapat dijalankan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan.
Baca Juga: UPDATE Korban Adu Banteng KA Turangga Vs KA Lokal Baraya: 4 Kru Meninggal Dunia
Itu tadi sekilas mengenai apa itu petugas PPKA, yang dianggap turut bertanggung jawab atas tragedi yang melibatkan dua kereta api di Jawa Barat tersebut. Semoga permasalahan ini lekas ditemukan titik terangnya, dan semoga keluarga korban mendapatkan penguatan dan ketabahan.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Tag
Berita Terkait
-
Tertutup Material Gerbong, Satu Korban Tewas Kecelakaan KA Turangga di Cicalengka Sulit Dievakuasi
-
Cak Imin Soroti Keamanan Transportasi Pasca Adu Banteng KA Turangga Vs KA Lokal: Memalukan Kalau Masih Terjadi
-
Ini Kompensasi Penumpang yang alami Keterlambatan Jadwal Kereta Api Imbas Kecelakaan
-
7 Fakta Kecelakaan Maut KA Bandung Raya vs KA Turangga: 4 Kru Meninggal Termasuk Masinis
-
4 Petugas KA Tewas, KAI Pastikan Seluruh Penumpang Kecelakaan Kereta Turangga dan Bandung Raya Selamat
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
5 Sepatu Lari Ortuseight Senyaman Hoka, Cushion Tebal Kaki Anti Pegal
-
6 Shio yang Beruntung dan Punya Nasib Baik pada 25 Januari 2026
-
5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam Usia 55 Tahun ke Atas
-
5 Zodiak Paling Beruntung 25 Januari 2026: Aquarius hingga Gemini Full Senyum
-
Lebih dari Sekadar Sejarah: Mengintip Kisah Hidup Komunitas Tionghoa di Galeri Pantjoran PIK
-
Niat Puasa Qadha Ramadhan di Hari Senin dan Tata Cara yang Benar
-
Terpopuler: Riwayat Sakit Lula Lahfah, Fakta Menarik Manusia Silver yang Jadi Model
-
Lewat FCU, Yohanes Auri dan Deddy Corbuzier Kumpulkan 'Avengers' Dunia Industri Kreatif
-
7 Sepatu Trail Run Lokal Siap Geser HOKA Original: Harga Murah Kualitas Tak Mau Kalah
-
4 Penyebab Henti Jantung Mendadak, Si Silent Killer Penyebab Lula Lahfah Meninggal