Suara.com - Kampus Institut Teknologi Bandung alias ITB tengah menjadi sorotan usai munculnya isu pembayaran UKT melalui pinjaman online alias pinjol. Nama Rektor ITB rektor yakni Prof. Reini Wirahadikusumah, Ph.D langsung menjadi trending usai akun X @itbfess membagikan foto poster pembayaran UKT dengan sistem pinjaman online.
Dalam poster yang terpampang, terlihat perusahaan pinjaman online Danacita merupakan mitra dari ITB. Berdasarkan tangkapan layar, nantinya perusahaan tersebut memberikan pinjaman online untuk para peminjam. Sementara, mahasiswa yang meminjam harus membayar cicilan per bulannya.
"Anjaaay, disuruh pinjol sama ITB! Kami segenap civitas akademik ITB mengucapkan ‘Selemat Membayar Cicilan Beserta Bunganya’,” tulis akun @itbfess, Kamis (25/1/2024).
Sebab isu ini membuat nama ITB langsung dipertanyakan. Pasalnya, isu ini dinilai mengajarkan mahasiswa untuk mengutang. Ramainya perbincangan ini juga membuat masyarakat bertanya mengenai rektor kampus ternama di Bandung itu. Lantas siapa sosok rektor ITB saat ini?
Berdasarkan situs resmi ITB, sosok yang tengah menjabat sebagai rektor yakni Prof. Reini Wirahadikusumah, Ph.D.. Diketahui, Reini Wirahadikusumah merupakan rektor yang menjabat di ITB untuk periode 2020-2025 mendatang. Reini Wirahadikusumah menjadi rektot menggantikan menggantikan Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA yang sebelumnya menjabatmenjabat pada periode 2015-2020.
Profil Reini Wirahadikusumah
Memiliki nama lengkap Reini Djuhraeni Wirahadikusumah, ia lahir 25 Oktober 1968. Ia merupakan rektor wanita pertama yang menjabat di ITB sejak kampus ini dibuka tahun 1920.
Reuni Wirahadikusumah sendiri juga merupakan alumni dari kampus ITB. Ia meraih gelar sarjana dari Teknik Sipil ITB pada tahun 1991. Setelah lulus, Reini Wirahadikusumah kembali melanjutkan pendidikan S2 dengan mengambil gelar magister Teknik Sipil dari Universitas Purdue, Amerika Serikat pada tahun 1996.
Tak puas di S1, pada 1999, Reini Wirahadikusumah mendapatkan gelar Ph.D. in Civil Engineering (Doktor - S3) dari universitas yang sama. Setelah memiliki berbagai ilmu tersebut, Reini Wirahadikusumah berkarier sebagai dosen di ITB. Ia menjadi Dosen dan Guru Besar Kelompok Keahlian Manajemen dan Rekayasa Konstruksi, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB.
Selama kariernya di ITB, Reini Wirahadikusumah mendapat berbagai penghargaan seperti predikat cumlaude ; Satyalancana Karya Satya XX Tahun dari Pemerintah RI pada 2016; penghargaan Endeavour Awards; Australia Awards Indonesia; Visiting Research at Queensland University of Technology (QUT), Brisbane, Australia pada 2011; serta Satyalancana Karya Satya X dari Pemerintah RI pada 2008.
Baca Juga: Siap Gunakan Hak Pilih, Komunitas AITB-PP Cari Pemimpin yang Mewujudkan Indonesia Adil dan Makmur
Tidak hanya itu, Reini Wirahadikusumah juga cukup aktif mengikuti berbagai proyek dan organisasi di antaranya:
- Anggota Komite Litbang Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN); Sekretaris Bidang Konstruksi dan Perekayasaan pada Pengurus Pusat Persatuan Insinyur Indonesia (PII);
- Tim penilai International Federation of Asian and Western Pacific Contractors Association (IFAWPC), Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI);
- Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN);
- Asisten Permanent Delegation Office of the Republic of lndonesia to UNESCO.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
-
Semangat Kemerdekaan, Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Membangun Daerah yang Berdaulat dan Makmur
-
BMW Puncaki Daftar Penjualan Mobil Mewah Meski Pasar Premium Sedang Lesu
-
4 Rekomendasi Obat Totol Flek Hitam Paling Ampuh, Ada yang Hasilnya Kelihatan dalam 7 Hari
-
Eks Member JKT 48 Tegur Keras Anak Buah Erick Thohir: Jujur Aku Kecewa!
-
Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas
-
Bukan Sekadar Mediasi, KPAI Minta Pemulihan Korban Bullying SMPN 1 Blora Jadi Prioritas
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Parade Bendera Merah Putih di Bawah Laut Meriahkan HUT RI ke-81
-
PJJ Sekolah Jakarta 18 Agustus Besok Karena akan Ada Demo Besar? Simak Penjelasan Pemprov DKI