Suara.com - Tak dapat dipungkiri bahwa Mahfud MD dan Hotman Paris sama-sama menjadi tokoh besar di dunia penegakan hukum di Tanah Air.
Kendati demikian, Pilpres 2024 membuat keduanya kini berseberangan dalam menentukan sikap politik.
Bahkan, Hotman Paris kini diduga melayangkan sindiran pedas terhadap sosok Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) sekaligus cawapres dari Ganjar Pranowo itu.
Hotman menyayangkan ada sosok yang kerap menyerang etika dari sosok cawapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka dalam debat keempat pilpres 2024 pada Minggu (21/1/2024) lalu.
Padahal, sosok tersebut juga dinilai tak beretika. Sebab, sosok tersebut kerap menentang Presiden Joko Widodo alias Jokowi sebelum ia mendapatkan jabatan mentereng.
Sosok tersebut kini menjadi 'lunak' dan bersahabat dengan Jokowi seusai mendapat kursi sebagai menteri. Diduga, sosok tersebut adalah Mahfud MD.
"Ada Menteri yang masih duduk di kabinetnya Presiden, akan tetapi telah memilih jalur haluan Politik yang berbeda bahkan menyerang kesuksesan dari kabinet Jokowi tapi dia masih duduk sampai hari ini sebegai Menteri," kata Hotman dalam videonya.
Lantas, seperti apa pendidikan Hotman Paris yang berani menyindir Mahfud MD yang bergelar professor tersebut? Berikut adu pendidikan Hotman Paris vs Mahfud MD.
Pendidikan Hotman Paris: Lulusan Negeri Kangguru
Baca Juga: Mahfud MD Berjanji Akan Beri Honor Layak Bagi Guru Ngaji, Warganet: Kapan Mundur dari Menteri?
Meski bukan seorang guru besar seperti Mahfud, Hotman Paris memiliki pendidikan yang tak kaleng-kaleng.
Sebab, ia merupakan lulusan perguruan tinggi luar negeri.
Hotman Paris memulai perjalanan pendidikan tingginya di Fakultas Hukum Universitas Parahyangan, Bandung
Tak puas dengan gelar sarjana, Hotman terbang ke Australia dan mengambil program Ilmu Hukum University of Technology, Sydney.
Ia kembali ke Tanah Air dan kuliah Ilmu Hukum Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Terakhir, ia mengakhiri perjalanan pendidikannya dengan mengambil program doktor di Fakultas Hukum Universitas Padjajaran, Bandung.
Berita Terkait
-
Mahfud MD Berjanji Akan Beri Honor Layak Bagi Guru Ngaji, Warganet: Kapan Mundur dari Menteri?
-
Petani dan Seniman Kolaborasi Bikin Lukisan Wajah Ganjar-Mahfud di Sawah, Begini Penampakannya
-
Mahfud MD: Tidak Menjawab Pertanyaan Orang Bodoh Adalah Jawaban!
-
Hari Kerja Mati-matian Bela Gibran, Hotman Paris: Weekend Waktunya Dansa
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Apakah Libur 45 Hari di Bulan Puasa Benar? Cek Jadwal Libur Ramadhan 2026
-
Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? 5 Rekomendasi Bedak untuk Usia 40 Tahun ke Atas
-
Bolehkah Memakai Bedak setelah Sunscreen? Ini Rekomendasi Tabir Surya yang Cepat Menyerap
-
Buku Swipe Therapy: Eat Pray Love Versi Generasi Tinder
-
Nyaman Itu Dibicarakan, Bukan Ditebak: Kunci Hubungan Sehat Ada di Komunikasi
-
9 Sepatu Trail Running untuk Medan Berat, Pilihan Terbaik Februari 2026
-
5 Mitos Penggunaan Moisturizer yang Sering Disangka Benar
-
50 Ide Amplop Lebaran Unik 2026, Template Siap Pakai Gratis untuk THR Anti-Biasa!
-
7 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Low Watt, Hemat Listrik dan Awet
-
4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan saat Imlek, Konon Bisa Datangkan Sial