Suara.com - Basket merupakan salah satu olahraga yang memiliki banyak manfaat. Mulai dari meningkatkan kekuatan otot dan kondisi fisik, menjaga intensitas kepadatan tulang, mengurangi risiko dari hipertensi, kanker dan penyakit jantung, serta mengontrol berat badan ideal.
Namun, karena banyak melibatkan kontak fisik, basket juga rentan membuat para pemainnya cedera bila tak berhati-hati. Dokter spesialis olahraga dr. Wawan Budisusilo Sp.KO., mengungkap jika ada beberapa cedera yang sering terjadi dalam olahraga basket.
Cedera tersebut terutama di extremitas bawah seperti lutut, yaitu cedera lutut ACL (Anterior Cruciate Ligament). Apabila seorang atlet atau sport entusiast mengalami cedera ACL yang cukup parah kata dia, maka tata laksana yang diberikan yaitu dengan melakukan operasi rekonstruksi ACL
"Untuk sekarang teknologi operasi sudah sangat berkembang. Sehingga operasi bisa dilakukan dengan metode arthroskopi (peneropongan sendi) dan minimum invasive surgery (teknik pembedahan dengan minimum luka sayatan) diikuti dengan tatalaksana Sport Medicine Injury and Recovery, untuk dapat mengembalikan performa dan fungsi sendi lutut secara optimal," jelas dia.
Cedera lainnya, tambah dr. Wawan, yang sering terjadi seperti ankle, (ankle sprain) dan cedera bahu seperti rotator cuff injury. Meski berisiko cedera namun perkembangan teknologi dan penanganan dan pencegahan cedera olahraga kian mengalami pertumbuhan baik dari segi teknologi maupun dari segi penanganan.
Bahkan, basket juga tetap menjadi pilihan hobi di hati para penggemarnya. Bukan cuma anak muda, tapi juga ibu-ibu seperti yang tergabung dalam komunitas Libamak. Komunitas basket ini merupakan kumpulan ibu-ibu beranggotakan 50 orang, berusia sekitar 30-45 tahun yang rutin berlatih setiap Jumat pagi di kawasan Tangerang Selatan.
Aulia Baharani Elvy, inisiator komunitas Libamak mengungkapkan kekhawatirannya apabila cedera menimpa teman-teman dalam komunitasnya. Untuk itu, ia merasa perlu ada edukasi pencegahan dan penanganan dari ahli agar pemain terhindar dari risiko cedera saat bermain.
“Jadi memang yang namanya hobi sejak muda itu susah untuk ditinggalkan ya. Bersyukur kami dalam komunitas tetap bisa menjalankan hobi positif di tengah kehidupan berkeluarga. Tapi ya memang harus berhati-hati supaya tidak ada yang cedera,” ucap Aulia dalam acara serah terima jersey tim Libamak di RS Pondok Indah Bintaro Jaya, Jumat (16/2/2024).
Tips Mencegah Cedera Saat Olahraga
Baca Juga: Gandeng Komunitas, Aksi Bersih-bersih di Panti Sosial untuk Jaga Kebersihan dan Kesehatan
Lebih lanjut, dokter yang Berpraktek Di SMIRC (Sports Medicine Injury and Recovery Center) RS Pondok Indah Bintaro Jaya, ini juga memberikan tips untuk mencegah cedera saat berolahraga, khususnya basket.
"Pertama hindari kesalahan postur pada saat berolahraga, gunakan Pelindung diri ketika berolahraga, terutama untuk olahraga high impact. Kemudian lakukan Stretching dan cooling down sebelum dan sesudah berolahraga. Dan jangan lupa atur pola latihan sebelum mengikuti kompetisi,” katanya.
Ia juga memberikan tips mengenai pertolongan pertama saat mengalami cedera dengan melakukan metode PRICE.
“Metode P.R.I.C.E merupakan suatu metode penanganan cedera dengan managemen emergency yang bertujuan untuk mencegah cedera lebih lanjut dan mengurangi rasa nyeri . Dimana P.R.I.C.E merupakan singkatan dari Protect (melindungi), Rest (istirahat), Ice (es), Compress (membebat), Elevate (meninggikan),” tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?