Suara.com - Hadi Tjahjanto ramai dikabarkan akan dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam). Jabatan Menko Polhukam itu menggantikan Mahfud MD yang sebelumnya mundur untuk maju sebagai cawapres 2024.
Sosok Hadi sendiri memang sudah masuk kabinet Indonesia Maju milik Jokowi. Ia hingga sekarang menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Rencananya, jabatan Menteri ATR yang ditinggalkan Hadi akan diisi oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Lantas, seperti apakah beda rekam jejak Mahfud MD vs Hadi Tjahjanto, mantan dan calon Menko Polhukam? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Rekam Jejak Mahfud MD
Mohammad Mahfud MD adalah seorang akademisi yang pernah menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Ia lahir di Sampang, Madura, Jawa Timur pada 13 Mei 1957.
Mahfud MD lahir dari pasangan Mahmodin dan Siti Khadijah. Ia menyelesaikan pendidikannya sebagai Sarjana Hukum Tata Negara di Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta pada 1983.
Setelah lulus dari Fakultas Hukum UII, ia memilih profesi dosen untuk almamaternya. Sambil menjadi dosen, ia melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di UGM.
Karier Mahfud kian cemerlang pada saat beliau dikukuhkan sebagai guru besar bidang politik hukum pada tahun 2000. Sepak terjangnya membuat Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur percaya untuk memilihnya menjadi Menteri Pertahanan pada Kabinet Persatuan Nasional.
Tak hanya itu, Mahfud diketahui juga merangkap sebagai Menteri Kehakiman dan HAM menggantikan Yusril Ihza Mahendra yang diberhentikan oleh Gus Dur.
Baca Juga: Rekam Jejak Mentereng AHY: Alumni Harvard, 'Pecah Telor' Mau Dilantik Jadi Menteri ATR Jokowi
Setelah menapaki karier sebagai seorang menteri, Mahfud MD mencoba masuk ke dunia politik. Mulanya, Mahfud bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN), sebelum akhirnya pindah ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Mahfud MD pun sukses terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2004-2008 untuk Fraksi PKB. Ia kemudian ditempatkan di Komisi III DPR RI.
Tak hanya berpengalaman di pemerintahan eksekutif dan legislatif, Mahfud juga masuk ke yudikatif. Ia terpilih sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi selama dua periode, yaitu 2008-2011 dan 2011-2013.
Pada 2014, Mahfud sempat menjadi Ketua Tim Pemenangan Koalisi Merah Putih yang mengusung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Namun, Prabowo kalah dalam Pilpres 2014.
Berikut ini merupakan rekam Jejak dari Mahfud MD:
- Menteri Pertahanan RI (200-2001)
- Menteri Kehakiman dan HAM (2001)
- Wakil Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP Partai Kebangkitan Bangsa (2002-2005)
- Anggota DPR RI, Komisi III (2004-2006)
- Anggota DPR RI, Komisi I (2006-2007)
- Anggota DPR-RI, Komisi III (2007-2008)
- Wakil Ketua Badan Legislatif DPR-RI (2007-2008)
- Anggota Tim Konsultan Ahli Pada Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Depkum-HAM Republik Indonesia
- Ketua MK selama dua periode yaitu pada 2008-2011 dan 2011-2013
- Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (2017-2018)
- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (2019-sekarang)
Rekam Jejak Hadi Tjahjanto
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Mentereng AHY: Alumni Harvard, 'Pecah Telor' Mau Dilantik Jadi Menteri ATR Jokowi
-
Akhirnya AHY Jadi Menteri Kabinet Jokowi, Unggahan Terbaru Jadi Sorotan
-
Besok, Jokowi Bilang Menkopolhukam dan Menteri ATR BPN Dilantik Jam 10, Istana: Jam 11, Agenda Pelantikan
-
Jawab Kabar AHY jadi Menteri, Jokowi: Besok Ditunggu Saja Jam 10
-
Mahfud MD Usulkan Audit Forensik Untuk Sirekap Digital KPU Oleh Lembaga Independen
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
Ini Deretan Kontroversi Arteria Dahlan, Terbaru Foto Bersama di Jalur Maut Sitinjau Lauik
-
6 Shio Paling Hoki Besok 16 April 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
5 Parfum Pria yang Tahan Lama dan Meninggalkan Jejak, Awet Dipakai Banyak Aktivitas
-
Rincian Besaran Gaji Ke-13 Pegawai Non-ASN 2026 Berdasarkan Jenjang Pendidikan
-
Daftar Hotline dan Bantuan Psikologis Korban Kekerasan Seksual di Depok-Jakarta
-
Dampak Psikologis Pelecehan Seksual di Grup Chat 16 Mahasiswa FH UI Pada Korban
-
BenQ Indonesia Resmi Luncurkan Monitor Khusus MacBook Pilihan Lengkap: Full Lineup MA Series
-
4 Cara Pakai Lipstik Matte agar Bibir Tidak Kering dan Pecah-Pecah
-
5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya