Suara.com - Angka pengangguran Indonesia didominasi lulusan sarjana dan diploma, membuat praktisi pendidikan ingatkan pentingnya mahasiswa memulai karir lebih awal sebagai profesional. Langkah ini perlu dilakukan agar adanya link and match antara perguruan tinggi dengan pasar kerja.
Hal ini diungkap langsung Rektor Binus University Dr. Nelly, S.Kom., MM yang mengatakan ada berbagai program yang bisa ditempuh mahasiswa agar bisa berkarir sebagai profesional lebih awal. Dari mulai magang, berpartisipasi jadi relawan hingga bekerja paruh waktu (part-time).
“Kemampuan siap terap (siap kerja) mahasiswa diperoleh melalui enrichment program yang akan dijalani mahasiswa dengan memilih salah satu dari tujuh track yang tersedia, seperti internship, entrepreneurship, research, community development, study abroad, further study, dan specific independent study,” imbuh Dr. Nelly melalui keterangan yang diterima suara.com, Selasa (27/2/2024).
Apalagi saat berbincang langsung dengan Business Strategy Director PT. SeaBank Indonesia, Junedy Liu, Dr. Nelly mengakui saat ini industri membutuhkan tenaga kerja (SDM) siap terjun di bidang digital yang sedang naik daun dengan berbagai perkembangan artificial intelligence (AI), marketing digital, hingga media sosial dengan kehadiran influencer.
Pendapat yang sama juga diutarakan Vice President of Binus Higher Education, Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, MM dalam talkshow Ngobrol Bareng Rektor di International Education and Training Expo & Conference 2024 (IIETE) bahwa saat ini kampus dan perguruan tinggi berusaha membentuk lulusan siap kerja dan sesuai kebutuhan industri.
Bahkan kata Prof. Harjanto, tidak melulu soal lulusan siap kerja sebagai profesional tapi juga siap meniti karir lain, baik jika ingin sekolah lagi di luar negeri atau menjadi pengusaha sekalipun.
"Jadi universitas memiliki memiliki sistem pembelajaran yang holistik. Mahasiswa kuliah 2,5 tahun dapat mulai lebih awal karirnya, baik sebagai profesional, menjadi entrepreneur, atau juga melanjutkan
studi baik di dalam maupun di luar negeri,” ucap Harjanto
Melansir tulisan karya Finance Graduate from The University of Texas at San Antoni, Michal Lema di LinkedIn menyebutkan ada beberapa manfaat mahasiswa memulai karir lebih awal di antaranya sebagai berikut:
1. Unggul di hadapan pemberi kerja
Baca Juga: Pantas Dapat Nilai A, Ini Judul Skripsi Komeng yang Tak Senyeleneh Fotonya di Surat Suara
Ini karena kata Michal, di tengah persaingan ketat untuk mendapat pekerjaan, mahasiswa yang memperoleh pengalaman kerja saat masih kuliah memiliki keunggulan dibandingkan rekan-rekan mahasiswanya yang hanya fokus meraih prestasi akademik atau prestasi belajar semata.
2. Punya pengalaman dunia nyata
Michal menambahkan, mahasiswa yang sudah berpengalaman di dunia kerja maka akan mampu menerapkan akademis atau ilmu yang dipelajari ke dalam skenario dunia nyata.
"Sehingga meningkatkan potensi mereka untuk mendapatkan pekerjaan," papar Michal.
3. Pengetahuan berharga di suatu bidang
Saat mahasiswa mampu belajar dan bekerja dengan baik sebagai pekerja paruh waktu, magang bingga peluang jadi sukarelawan maka ia memiliki pengetahuan berharga di suatu bidang.
"Peluang ini akan memberi mahasiswa wawasan tentang bagaimana rasanya bekerja di profesi, dan membantu mahasiswa membuat keputusan yang tepat mengenai karir masa depan," pungas Michal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Nilai TKA SD dan SMP Maksimalnya Berapa? Ini Cara Baca Hasilnya
-
Berapa Durasi Film Pesta Babi yang Tayang Gratis di YouTube?
-
Kenali Undertone Kulitmu, Ini 5 Cara Mencegah agar Bedak Tidak Flashback di Kamera
-
Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 2026
-
6 Shio Bebas dari Masa Sulit dan Ketiban Hoki Besar di Minggu 24 Mei 2026
-
7 Cara Cek Bansos Kemensos yang Mudah dan Akurat 2026, Cek Namamu di Sini!
-
Bukan Sekadar Olahraga, Footgolf Jadi Cara Baru Cari Sehat Sekaligus Bangun Relasi
-
5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Race Day, Alternatif Adidas Adizero Versi Murah
-
5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Cara Mudah Cek Penerima Bansos BPNT 2026 Lewat HP, Segera Cair Bulan Ini