Suara.com - Kain semi sutra yang terkenal akan kelembutannya, menawarkan sensasi yang ringan dan nyaman ketika dikenakan. Ini membuatnya menjadi pilihan yang sempurna untuk beragam jenis busana.
Hal itu juga berlaku untuk batik yang menggunakan bahan semi sutra, di mana perpaduan keduanya menciptakan estetika modern yang sangat memikat. Sebagai contoh, kemeja batik semi sutra dari Batik Kanaya yang berhasil memadukan sentuhan modern dengan warisan budaya Indonesia.
Dengan menggabungkan motif batik klasik dan desain yang modern, Batik Kanaya menarik minat generasi muda yang ingin tampil gaya dengan batik khas Solo. Memulai usahanya secara offline, Muhammad Lukman Hakim, Manager Batik Kanaya, segera menyadari potensi dari platform digital dalam menjangkau pasar yang lebih luas.
Pada tahun 2021, Batik Kanaya mulai mencoba untuk mengeksplorasi TikTok, sebuah platform yang sangat populer di kalangan generasi muda.
Batik Kanaya mulai memanfaatkan TikTok dengan fitur live untuk mempromosikan produknya secara iseng, namun terbukti sangat efektif dalam meningkatkan penjualan. Kesuksesan ini mendorong mereka untuk memperluas bisnis dengan menyewa rumah dan ruko sebagai tempat usaha. Dengan rutin melakukan live dan mengunggah konten menarik, serta berkolaborasi dengan kreator dan afiliator di TikTok, mereka berhasil meningkatkan visibilitas brand.
Selain komitmen pada penjualan, Batik Kanaya juga berfokus pada kualitas produk dan layanan pelanggan dengan menyajikan produk terbaik dengan harga terjangkau. Dukungan dari kampanye #MelokalDenganBatik dari TikTok dan Tokopedia juga sangat membantu dalam meningkatkan penjualan mereka.
Meskipun berhasil meraih kemajuan berkat platform digital, Batik Kanaya juga menghadapi isu predatory pricing. TikTok mengambil langkah proaktif dengan mempersiapkan proses deteksi proaktif dan memonitor lebih dari 1.600 kategori untuk menciptakan lingkungan yang adil bagi pelaku usaha lokal.
Dukungan dari TikTok tidak hanya terbatas pada perlindungan, tetapi juga melalui bantuan rekomendasi desain untuk meningkatkan kualitas produk. Terlepas dari dukungan tersebut, tekad dan kegigihan Batik Kanaya juga menjadi faktor utama dalam kesuksesan bisnis mereka. Kini, Batik Kanaya menjadi salah satu penjual batik populer di Tokopedia, membuktikan bahwa pemanfaatan platform digital secara strategis dapat membuka peluang besar bagi usaha lokal untuk berkembang dengan cepat.
Baca Juga: Emang Boleh Pilot Tidur Selama Penerbangan? Begini Penjelasan Pengamat
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
3 Shio Diprediksi Paling Hoki pada 2-8 Februari 2026, Siapa Saja?
-
5 Arti Mimpi Dikejar Hantu, Apakah Sebuah Pertanda Buruk?
-
6 Deterjen Antibakteri agar Baju Tak Bau Apek di Musim Hujan, Mulai Rp14 Ribuan
-
7 Sepatu Lari Lokal Anti Air Senyaman On Cloud Ori, Harga Mulai Rp400 Ribuan
-
Apa Itu Saham Blue Chip? Kenali untuk Investasi Jangka Panjang
-
Cek Jadwal Libur Awal Ramadhan 2026 Anak Sekolah SD-SMA di Berbagai Provinsi!
-
7 Produk Wardah Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Cerah dan Muda Lagi
-
Bacaan Niat Puasa Nisfu Syaban Sekaligus Ayyamul Bidh, Ini Hukum Menggabungkannya
-
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
-
4 Moisturizer Lokal yang Mengandung Kolagen untuk Mengencangkan Kulit Kendur Usia 50-an