Suara.com - Mudik bersama bayi atau balita memang cukup menantang, apalagi jika harus melalui perjalanan berjam-jam dan menggunakan transportasi umum. Inilah sebabnya, orang tua harus tahu barang apa saja yang harus dibawa saat mudik agar tetap nyaman sepanjang perjalanan.
Melansir Hello Sehat, ada beberapa masalah yang dialami bayi dan balita saat mudik, salah satunya mabuk perjalanan akibat tercampurnya sinyal dari mata, telinga, otot, dan sendi ke otak. Informasi dari tubuh yang tidak seirama ini, menyebabkan respons tidak menyenangkan pada tubuh, seperti mual, muntah, dan pusing.
Kalau sudah begitu, si kecil pun akan menjadi rewel karena perasaan tak nyaman dalam tubuhnya. Meski begitu, orang tua tidak perlu khawatir berlebihan, karena umumnya gejala mabuk perjalanan itu akan menghilang paling lama setelah 4 jam turun dari kendaraan.
Nah, untuk mengurangi gejala mabuk perjalanan pada si kecil, berikut ini daftar barang yang harus dibawa, mengutip keterangan dari Kanmo Group.
1. Tisu basah
Tisu basah adalah salah satu kebutuhan penting untuk menjaga kebersihan yang praktis digunakan kapan saja dan di mana saja. Selain untuk mengganti popok pada bayi, Anda juga dapat menggunakannya saat si kecil hendak makan, setelah memegang sesuatu, atau bahkan ketika ia buang air di toilet umum.
Pastikan memilih tisu basah yang bisa melindungi kulit anak dari bakteri dan kuman, tapi juga tidak mengandung alkohol sehingga aman digunakan untuk kulit sensitif maupun saat mengganti popok.
2. Minyak telon
Minyak telon aromatik dapat memberikan sensasi hangat bila dioleskan pada perut si kecil, sehingga membantu meredakan gejala kembung dan mual yang sering timbul selama perjalanan darat, udara, dan laut.
Baca Juga: 52 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek Via GT Cikampek Utama Malam Ini
Beberapa kandungan minyak telon yang bisa jadi pilihan untuk kenyamanan anak di antaranya seperti Cajuput, Anise, Lavender, Green Tea, dan Coconut.
3. Camilan bayi dan anak
Untuk mengalihkan ketidaknyamanan anak saat mudik, orang tua disarankan membawa camilan anak. Camilan ini tetap harus menyehatkan, dan sesuai dengan tumbuh kembang anak berdasarkan usia.
Pastikan memberikan camilan kaya serat dan bebas gluten. Sebaiknya pilih camilan anak bayi dalam bentuk stik yang bisa lumer di mulut. Lalu untuk balita, Anda bisa memilih camilan yang berbentuk kecil seperti yang mengandung sari buah alami tanpa tambahan gula, pewarna, atau perasa tambahan, sehingga memberikan rasa segar yang sehat bagi anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Siapa Bunga Sartika? Host Konten 'Halo Kakak' Mundur Usai Disindir Tasya Farasya
-
Gamis Kebanggaan Mertua Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Gimana Modelnya?
-
Baju Lebaran Cheongsam versi Muslimah Ramai di Pasaran, Perpaduan Ramadan dan Imlek
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi
-
Tren Beauty TikTok 2026: Dari Produk Viral ke Brand yang Bertahan
-
Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
-
7 Hal yang Membatalkan Puasa, Bukan Hanya Makan dan Minum
-
Sampai Kapan Batas Penukaran Uang Baru 2026? Ini Cara dan Aturannya
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin