Suara.com - Ahli Nuklir Universitas Gajah Mada (UGM), Yudi Utomo Imardjoko menjadi buronan polisi alias DPO. Hal ini setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan uang.
Dana yang digelapkan diketahui sebesar Rp9,2 miliar. Status buronan itu membuat sosok Ahli Nuklir UGM menuai rasa penasaran. Tak terkecuali profil dan kronologi dirinya menjadi DPO.
Profil dan Kronologi Ahli Nuklir UGM Jadi Buronan Polisi
Yudi Utomo Imardjoko lahir di Yogyakarta pada 15 Maret 1963 atau saat ini berusia 61 tahun. Ia diketahui sebagai seorang dosen di Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika UGM.
Adapun dirinya merupakan alumni Teknik Nuklir UGM tahun 1989. Yudi kemudian melanjutkan pendidikan magister serta doktornya di Iowa State University, Ames, Amerika Serikat.
Ia menjadi orang Indonesia termuda yang berhasil meraih gelar doktor, yakni di usia 32 tahun pada 1995. Namanya pun populer usai dianggap menyelamatkan Batan Teknologi.
Perannya sendiri dengan menjadi direktur utama pada tahun 2011. Di sisi lain, Yudi menjadi DPO karena tidak pernah menghadiri panggilan dari penyidik Ditreskrimum Polda Jatim.
Kasusnya itu berawal saat dirinya menjadi Direktur Utama PT Energi Sterila Higiena. Ia diduga melakukan penggelapan dalam jabatan dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Uang yang digelapkan diduga sebesar Rp9,2 miliar dan Yudi dilaporkan ke Polda Jatim pada 26 Desember 2022. Kuasa hukum perusahaan, Johanes Dipa Widjaja mengatakan, kasus sempat akan diselesaikan secara kekeluargaan.
Yudi pun memberikan surat pernyataan yang diteken pada 21 November 2022. Isinya, ia berjanji akan mengembalikan semua uang yang digelapkan secara tunai paling lambat 5 Desember 2022.
"Dalam surat itu, tersangka Yudi pun menegaskan jika sampai tanggal yang ia tuliskan semua uang itu tidak dikembalikan, ia siap mempertanggungjawabkan tindakannya secara hukum," ujar Johanes, dikutip Jumat (19/4/2024).
Johanes menjelaskan, uang sebesar Rp9,2 miliar itu digunakan Yudi tanpa persetujuan dewan direksi serta dewan komisaris. Ia pun disebut-sebut memakainya untuk kepentingan pribadi.
"Uangnya digunakan untuk kepentingan pribadi. Seperti membeli rumah, tanah dan mobil. Kami memiliki data di mana saja tanah dan bangunan yang dibeli menggunakan uang itu," lanjutnya.
Tidak Ada Kaitan dengan UGM
Sekretaris UGM, Andi Sandi Antonius, membenarkan bahwa Yudi adalah dosen di sana. Ia menyebut, urusan terkait kasus penggelapan itu tidak ada kaitannya sama sekali dengan kampus.
Berita Terkait
-
Ahli Nuklir UGM jadi DPO Polisi, Ini Kasus yang Menjeratnya
-
KMMH UGM Gelar Workshop, Menguak Esensi Judicial Review : Strategi dan Taktik untuk Meningkatkan Efektivitas Hukum
-
Sosok Prof Purwo Santoso, Guru Besar UGM yang Ceramah Marxian di Masjid Kampus
-
4 Rekomendasi Toko Bunga di Sekitar UGM Jogja, Ada Bunga Palsu hingga Rajut
-
Sebut Harun Masiku Korban, KPK Tepis Tudingan Hasto PDIP: Tak Benar, Tidak Ada Fakta Hukum soal Itu!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
5 Link CCTV Arus Mudik 2026, Bisa Diakses Secara Gratis dan Real Time
-
Sholat Idulfitri 2026 Jam Berapa? Ini Bacaan Niat, Tata Cara hingga Ketentuannya
-
Jangan Sampai Terjebak Macet! Cek 5 CCTV Online Tol Trans Jawa Sebelum Mudik Lebaran
-
Konflik Iran vs AS-Israel Makin Panas, Apakah Stok BBM Indonesia Aman Jelang Mudik 2026?
-
Cara Menjawab 'THR-nya Mana?' Begini Respons Tetap Sopan dan Mudah Dipahami
-
Kapan Bank Mulai Libur Lebaran 2026? Cek Jadwal Layanan Terbatas di Sini
-
15 Pantun Minta THR Cair, Lucu dan Menghibur untuk Hari Raya Idulfitri
-
Kekayaan Fantastis Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman yang Ditangkap KPK
-
Cara Menyimpan Sisa Ketupat di Freezer Agar Tetap Kenyal saat Dipanaskan
-
Biodata dan Agama Syamsul Auliya Rachman, Bupati Cilacap Kena OTT KPK