Suara.com - Kiper Timnas Indonesia berdarah Belanda, Maarten Paes akhirnya resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) usai menjalani sumpah pada Selasa (30/04/2024) pagi tadi.
Paes yang sebelumnya sebagai warga negara Belanda ini menjalani proses naturalisasi bersamaan dengan Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen sejak Maret 2024. Namun, sumpah WNI baru bisa dilakukan hari ini lantaran Paes harus menyelesaikan urusan dengan klubnya terlebih dahulu, FC Dallas sebelum akhirnya putusan dan sumpah WNI selesai dilaksanakan.
Kini, Paes pun resmi memiliki paspor dan KTP Indonesia. Pergantian kewarganegaraan yang dilakukan Paes pun menambah panjang daftar pemain naturalisasi yang siap memperkuat Timnas Garuda. Sebelumnya, Paes pun sempat bertemu dengan Ketum PSSI Erick Thohir pada Januari 2024 lalu dengan agenda pembahasan soal proses naturalisasinya.
Meskipun begitu, Paes sendiri juga sempat mengalami lika-liku yang cukup rumit sebelum resmi berstatus sebagai WNI.
Lalu, seperti apa sosok Paes dan bagaimana ia melewati proses pergantian kewarganegaraan ini? Simak inilah selengkapnya.
Maarten Vincent Paes adalah seorang pesepakbola dengan posisi kiper yang kini sedang berkarir di FC Dallas di Texas, Amerika Serikat. Pria kelahiran Nijmegen, Belanda pada tanggal 14 Mei 1998 ini memiliki darah Indonesia dari sang nenek yang berasal dari Kediri, Jawa Timur.
Namun, Paes sendiri menghabiskan masa kecilnya hingga dewasa di Belanda. Kecintaannya kepada dunia sepakbola sudah muncul sejak ia masih kecil. Paes pun bergabung dengan klub sepakbola junior VV Union pada tahun 2009 - 2012 sebelum akhirnya pindah ke klub junior lainnya yaitu NEC Nijmegen pada tahun 2012 - 2016.
Setelah hampir 7 tahun merintis karirnya di klub sepakbola junior, Paes pun mendapatkan kontrak pertama di karir seniornya di NEC Senior selama dua tahun, yaitu 2016 - 2018.
Baca Juga: Wasit Shen Yinhao Dibayar, Cak Imin: Iya Sama dengan....
Performa Paes pun terus terasah usai dirinya dipanggil untuk memperkuat Timnas Belanda U-21 pada tahun 2016 - 2017. Ia juga kembali dipanggil untuk menjaga gawang Timnas Belanda U-20 dan U-21.
Sambil memperkuat Timnas Belanda, Paes juga kembali berpindah klub ke Utrecht pada tahun 2018 hingga 2022 sebelum akhirnya direkrut oleh FC Dallas pada tahun 2022 hingga sekarang.
Lika-liku Paes jadi Pemain Naturalisasi Timnas
Paes pertama kali dipanggil untuk bertemu dengan Erick Thohir di awal 2024 lalu. Saat itu, pembahasan soal proses naturalisasi menjadi topik utama pertemuan mereka. Rencana Paes untuk bergabung dengan timnas Indonesia sendiri sempat mengalami kendala lantaran Paes diketahui pernah memperkuat timnas Belanda.
Hal ini bertentangan dengan peraturan FIFA untuk pemain yang memperkuat dua negara dalam kalender pertandingan FIFA. Paes pun sempat disebut gagal untuk bergabung ke timnas lantaran statusnya tersebut.
PSSI pun berusaha untuk menaati peraturan FIFA, sehingga Paes harus dinaturalisasi dan berganti kewarganegaraan menjadi WNI meskipun usianya sudah 26 tahun.
PSSI juga sempat meminta DPR RI untuk mempercepat proses naturalisasi Paes. Namun lagi-lagi, proses naturalisasi Paes terkendala lantaran ia masih harus menyelesaikan permainannya di FC Dallas yang sedang menjalani liga.
Sejatinya, proses sumpah WNI oleh Paes dapat dilaksanakan pada Maret 2024 lalu. Namun karena urusan klubnya di Amerika Serikat, kiper dengan tinggi badan 190 cm ini baru datang ke Indonesia di akhir April 2024 dan mengucapkan sumpah WNI pada Selasa (30/04/2024) pagi tadi.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Wasit Shen Yinhao Lulusan Apa? Ternyata Pernah Kasus Plagiat Tesis
-
Harapan Arie Kriting ke Timnas Indonesia U-23: Semoga Kita Bisa Juara 3
-
Wasit Shen Yinhao Dibayar, Cak Imin: Iya Sama dengan....
-
Ustaz Hanan Attaki Dongkol Lihat Wasit Shen Yinhao: Harusnya Kita Menang Kalau Gak Dizalimi
-
Nasib Muhammad Ferarri Selalu Apes saat Wasit Shen Yinhao Bertugas, De Javu Luka SEA Games 2023
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang