Suara.com - Aktor Preman Pensiun, Epy Kusnandar, ditangkap karena kasus penyalahgunaan narkoba. Kabar penangkapan Epy Kusnandar ini juga telah dikonfirmasi oleh Kapolres Jakarta Barat, Kombespol Syahduddi.
"Iya benar, yang bersangkutan diamankan terkait penyalahgunaan narkoba," kata Kombespol Syahduddi dalam pesannya kepada Suara.com, Jumat (10/5/2024).
Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Indrawienny Panjiyoga, mengungkap bahwa Epy Kusnandar ditangkap bersama pemain sinetron Preman Pensiun lainnya. Namun, untuk sosok pemain lainnya ini belum diketahui siapa.
"EK (Epy Kusnandar) diamankan bersama rekannya sesama pemain sinetron Preman Pensiun," jelas AKBP Indrawienny.
Nama Epy Kusnandar yang terseret kasus narkoba ini lantas jadi sorotan. Pasalnya, ia merupakan salah satu aktor yang cukup terkenal, terutama awbagai pemeran utama sinetron Preman Pensiun. Untuk mengenal sosoknya lebih dalam, berikut profil sosok Epy Kusnandar.
Profil Epy Kusnandar
Epy Kusnandar lahir pada 1 Mei 1964. Sosoknya diketahui memang sudah aktif di dunia seni peran sejak kecil. Saat masih anak-anak, Epy Kusnandar ikut kegiatan teater di sekolah menengah. Sementara itu, setelah lulus SMA, ia melanjutkan studinya ke Institut Kesenian Jakarta pada tahun 1989.
Awal mulai kariernya di dunia peran ini bermula dari debutnya di sinetron 1 Kakak 7 Ponakan pada tahun 1996. Setelah itu, ia kerap mendapat tawaran untuk bermain di film-film ternama mulai dari Petualangan Sherina, Get Married, Si Jago Merah, The Tarix Jabrix, The Raid 2: Berandal, dan masih banyak lagi.
Tak hanya film, Epy Kusnandar juga memiliki pengalaman di berbagai serial televisi seperti Mister Olga, Si Cemong, Preman Pensiun, Suparman Reborn, Para Pencari Tuhan Jilid 6, dan lain-lain.
Baca Juga: Selain Epy Kusnandar, Polisi Tangkap 1 Pemain Preman Pensiun atas Kasus Narkoba
Dari kariernya ini, Epy Kusnandar pernah meraih penghargaan Pemeran Pendukung Pria FTV Terbaik di Festival Film Indonesia 2012. Ia juga mendapat penghargaan Pemeran Utama Pria FTV Terbaik di Festival Film Indonesia 2014.
Epy Kusnandar sempat menikah dengan seorang wanita dan mendapat dua orang anak yakni Qodrat Pratama Putra pada tahun 1990 dan Damar Rizal Marzuki pada 1992. Namun, dikabarkan ia ditinggalkan oleh istrinya itu.
Tahun 2008, ia kembali menikah dengan Karina Ranau dan dikaruniai seorang anak bernama Quentin Stanislavski Kusnandar pada tahun 2009. Pernikahannya dengan Karina juga sempat dikabarkan akan bercerai. Namun, tidak ada kabar lebih lanjut terkait rumah tangganya itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Marak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Integritas Tak Bisa Dijamin Meski Dipilih Rakyat
-
Transformasi Digital Sukses, Bisnis Madu Asal Lampung Manfaatkan QRIS dan Pembiayaan BRI
-
Lionel Scaloni Menyebut Argentina Bangkit Akibat Kesalahan Fatal Pelatih Inggris
-
Bukan Cuma Tubuh, Ini 5 Alasan Fermentasi Makanan Ramah untuk Lingkungan
-
5 Clarifying Toner yang Bantu Kulit Wajah Lebih Halus dan Sehat
-
Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara
-
Arab Saudi Ubah Tarif Bea Masuk 51 Komoditas, Kemendag Minta Eksportir RI Tangkap Peluang
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin
-
Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar