Suara.com - Niat hati membagikan momen bantu-bantu Shireen Sungkar masak, unggahan Teuku Wisnu justru menuai komentar kurang menyenangkan. Netizen salfok dengan kondisi kulkas Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu yang dinilai kotor.
Unggahan tersebut awalnya dibagikan oleh Teuku Wisnu ke Instagram Story. Ia memperlihatkan momen mencari bumbu masak yang diminta oleh Shireen Sungkar di dalam kulkas rumah mereka.
Tak disangka, unggahan Teuku Wisnu menjadi ramai di media sosial dan menuai komentar kurang menyenangkan karena melihat kulkas Shireen Sungkar yang dinilai kotor. Lantas, seberapa sering kulkas harus dibersihkan?
Melansir laman Tom's Guide, berikut ulasan waktu yang tepat untuk membersihkan kulkas sekaligus cara yang benar untuk membersihkan lemari es. Yuk, simak!
Kapan Harus Membersihkan Kulkas?
Menurut pakar industri perhotelan dan pemilik Sparrow Estate Management, Peter Hansen, kulkas sebaiknya dibersihkan sebanyak sekali atau dua kali dalam sebulan. Hal ini dilakukan agar kulkas tetap bersih dan bebas dari kuman.
"Usahakan untuk membersihkan kulkas sekali atau dua kali sebulan. Hindari keasalahan umum, seperti membersihkan menggunakan spons abrasif," kata Peter Hansen seperti dikutip dari Tom's Guide, Minggu (9/6/2024).
Bersih-bersih kulkas juga bisa dilakukan tiga bulan sekali. Jangan lupa untuk mengeluarkan semua isi kulkas dan buang makanan kadaluwarsa yang bisa menimbulkan aroma kurang sedap di lemari es.
Cara Membersihkan Kulkas yang Benar Menurut Ahli
Baca Juga: Kisah Selebgram Rusia Ulya Sudah Belajar Salat dan Ngaji Sebelum Mualaf: Aku Nyaman
Peter Hansen dalam laman Tom's Guide juga membagikan beberapa tips membersihkan kulkas yang benar. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan agar lemari es di rumah tetap bersih dan makanan di dalamnya tidak mudah rusak. Apa tipsnya?
- Keluarkan isi kulkas dan cek makanan yang kadaluwarsa. Jika ada produk makanan yang sudah tidak layak, sebaiknya segera dibuang.
- Bersihkan kulkas secara menyeluruh menggunakan pembersih dan pastikan tidak ada tumpahan bekas makanan atau kotoran lain.
- Keluarkan rak atau laci (yang bisa dilepas pasang) untuk dicuci menggunakan air hangat dan sabun, lalu keringkan.
- Sementara bagian freezer bisa dibersihkan dan dicairkan esnya secara berkala setiap 90 hari sekali alias tiga bulan sekali.
Sementara itu, Teuku Wisnu menanggapi kehebohan ini dengan santai. Ia terpantau menuliskan candaan di X (dulunya Twitter) untuk membalas akun lain yang menyindir isi kulkasnya.
"Hehe tenang-tenang semuanya. Masalah kaya gini harus dihadapi secara adem karena ini kulkas. Soalnya kalo panas jadinya hotkas," tulis Teuku Wisnu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan
-
Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah
-
Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal
-
DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan
-
Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan
-
Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing
-
Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?
-
20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi