Suara.com - Happy Asmara akhirnya menemukan pelabuhan terakhir setelah berkelana mencari cinta. Pria beruntung yang berhasil menaklukkan hati Happy Asmara adalah Gilga Sahid.
Seperti diketahui, Happy Asmara telah resmi menikah dengan Gilga Sahid. Keduanya menggelar lamaran sekaligus akad nikah pada 22 Juni 2024 di Kediri, Jawa Timur.
Momen-momen lamaran hingga akad nikah Happy Asmara pun sudah mulai banyak beredar di media sosial. Perhatian netizen ternyata tak hanya tertuju kepada pengantin, melainkan keluarganya juga.
Sosok orang tua Happy Asmara terpantau mencuri perhatian netizen karena hal yang berbeda. Ayah Happy Asmara disorot karena ekspresinya saat anaknya dilamar, sedangkan sang ibu mencuri atensi sebab wajah awet mudanya.
Lantas, seperti apa sosok orang tua Happy Asmara?
Happy Asmara lahir dengan nama lengkap Heppy Rismanda Hendranata pada 10 Juli 1999. Ia merupakan anak pertama dari pasangan Hendro Siswantoro dan Dwi Yuslianti.
Orang tua Happy Asmara diketahui sama-sama aktif di media sosial. Akun Instagram ayah Happy Asmara adalah hendro_siswantoro, sedangkan ibunya memakai akun dwiy2_2.
Popularitas orang tua Happy Asmara di Instagram pun terbilang besar. Sampai Senin (1/7/2024), akun Instagram ayah Happy Asmara sudah memiliki lebih dari 80 ribu pengikut. Sementara akun ibunya punya mendapat lebih dari 110 ribu.
Ditelusuri lebih lanjut, ayah Happy Asmara juga memiliki pekerjaan yang cukup mentereng. Informasi ini disampaikan langsung oleh Happy Asmara beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Resmi Dinikahi Gilga Sahid, Makeup Happy Asmara saat Akad Dikomentari: Auranya ...
Ternyata mertua Gilga Sahid itu berprofesi sebagai manajer sang anak. Penghasilannya pun tak main-main, sehingga bisa mengeluarkan puluhan juta Rupiah untuk perawatan wajah istrinya.
"Bapakmu kerjo opo? Puluhan juta kui akeh kanggo aku (Bapakmu kerja apa? Puluhan juta itu banyak untuk aku)," tanya salah satu netizen. "Managerku," tulis Happy Asmara menjawab netizen tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?