Suara.com - Lebih dari setengah masyarakat Indonesia didominasi oleh generasi milenial dan gen Z. Meski sama-sama berada di usia produktif, kedua generasi ini memiliki perbedaan yang cukup mencolok dalam berbagai aspek, termasuk gaya belanja.
Beauty Consumer Behavior and Trend Report by SOCO yang baru saja dirilis oleh perusahaan beauty-tech Social Bella, menyoroti perbedaan cara spending generasi milenial dan gen Z, terutama dalam berbelanja produk kecantikan.
Salah satu hasilnya menunjukkan bahwa hampir setengah dari total responden gen Z (48%) mengeluarkan kurang dari Rp150 ribu per transaksi, sedangkan hanya sekitar sepertiga dari responden milenial (34%) yang mengeluarkan jumlah yang sama. Sebanyak 28% dari milenial mengeluarkan lebih dari Rp300 ribu per transaksi, sementara untuk gen Z tercatat sebanyak 17%.
Menurut VP Data Management & Business Intelligence Social Bella, Amanda Melissa, data tersebut menunjukkan bahwa generasi milenial bersedia mengeluarkan budget lebih untuk membeli produk yang menawarkan nilai tambah (added value), baik dari kualitas produk ataupun prinsip tertentu yang diusung dari brand.
"Di sisi lain, gen Z lebih informatif dan eksploratif terhadap tren dan inovasi produk terbaru, sehingga tak heran Gen Z mampu mendorong pertumbuhan paling pesat di seluruh kategori produk kecantikan, baik perawatan kulit, makeup, parfum, perawatan tubuh, dan rambut,” katanya ketika ditemui di acara peluncuran Insight Factory by SOCO, yang akan fokus menyajikan insight dan laporan terkini di industri kecantikan yang ditujukan untuk membantu para pelaku industri kecantikan dalam mengambil keputusan strategis, di Jakarta, Rabu (7/8/2024).
Lebih lanjut dikatakan Amanda bahwa gen Z memimpin secara signifikan dalam pertumbuhan penjualan produk yang trending dibandingkan milenial selama 2023.
Di kategori perawatan tubuh, pembelian body sunscreen oleh gen Z tumbuh sebesar 175% dibandingkan 106% pada milenial. Untuk acne pimple patch, pertumbuhan pembelian gen Z mencapai 69% dibandingkan 33% pada milenial.
Dalam kategori perawatan rambut, pembelian produk hair mist oleh gen Z meningkat sebesar 227%, lebih tinggi dibandingkan milenial yang sebesar 113%. Di kategori wewangian, pembelian parfum oleh gen Z meningkat 304% dibandingkan 160% pada milenial. Sementara pada kategori makeup, pembelian cushion oleh gen Z meningkat sebesar 105%, sedangkan milenial sebesar 59%.
Beauty Consumer Behavior and Trend Report dari Insight Factory by SOCO menyoroti peningkatan literasi konsumen Indonesia yang signifikan dalam berbelanja produk kecantikan. Laporan ini menunjukkan fakta positif bahwa sebanyak 77% konsumen kecantikan ternyata punya kebiasaan membaca ulasan sebelum melakukan pembelian.
Baca Juga: Cara Kreatif Mengajak Perempuan Gen Z Semakin Bersinar dan Cinta Budaya Lokal
Hal ini menunjukkan bahwa konsumen, apa pun asal generasinya, semakin cerdas dan selektif dalam memilih produk, dengan meningkatnya pengetahuan tentang kandungan dan efektivitas produk. Gen Z, khususnya, lebih berpengetahuan dan spesifik dalam mencari tahu mengenai kandungan dan bahan aktif produk. Hal ini terlihat dari bahan-bahan produk yang paling banyak dicari selama 2023, yakni diantaranya centella, rice, salicylic acid, snail mucin, dan niacinamide.
Menurut Amanda, hal ini menunjukkan bahwa literasi kecantikan di Indonesia meningkat pesat berkat kemudahan akses informasi yang semakin luas di dunia digital, terutama melalui media sosial. Hal ini, pada akhirnya, akan mendorong brand dan pelaku industri lainnya untuk menjadi lebih kreatif, inovatif, dan relevan dengan preferensi beauty enthusiast yang semakin cerdas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Bukan Sekadar Prestise: Inilah Alasan Sesungguhnya Pelajar Indonesia Serbu Studi ke Luar Negeri
-
4 Tips Membersihkan Wajan Gosong dengan Bahan Sederhana di Rumah, Wajib Coba!
-
6 Physical Sunscreen Terbaik dengan Perlindungan UVA dan UVB, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
5 Rekomendasi Body Lotion untuk Kulit Bersisik
-
5 Night Cream untuk Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
-
Apakah Sunscreen dan Sunblock Boleh Dipakai Bersamaan?
-
5 Moisturizer Untuk Kulit Kering di Cuaca Panas dan Angin
-
7 Fakta Menarik Mike Octavian: Dulu Manusia Silver Kini Jadi Model, Ada Turunan Belanda dari Kakek
-
Apakah Ada Kulkas Tanpa Bunga Es? Intip 5 Rekomendasi Produknya Mulai Rp2 Jutaan
-
Lula Lahfah Ungkap Derita ISK Sebelum Meninggal: Kenali Gejala dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih