Suara.com - Dalam hitungan hari, Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus, akan memimpin langsung ibadah misa akbar di GBK. Sebanyak 80 ribu umat Katolik diperkirakan hadir di misa agung pada hari Kamis (5/9/2024) tersebut.
Sosok Paus Fransiskus memang biasanya akan langsung terbayang saat membahas tentang Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Dunia. Namun tahukah Anda bahwa sebenarnya ada dua paus di dunia?
Adalah Gereja Ortodoks Koptik Alexandria beraliran Gereja Ortodoks Orientalis yang juga memiliki pemimpin bergelar paus. Saat ini yang memimpin gereja tersebut adalah Paus Tawadros II atau Paus Theodoros II dari Alexandria.
Lantas apa yang membedakan di antara dua paus ini?
Dilansir dari kanal YouTube Kompas.com, sejatinya asal-muasal ajaran gereja ini sama, yakni dari 12 rasul Yesus Kristus yang menyebarkan ajaran sampai ke Timur Tengah, Eropa Timur, serta Afrika.
Lalu pada tahun 100 Masehi, Gereja Katolik bersatu dalam naungan persekutuan Uskup Roma. Kala itu, di antara empat gereja pusat ajaran Katolik, hanya Gereja Katolik Roma yang berada di wilayah Romawi Barat. Gereja Katolik Roma juga akhirnya dipilih sebagai Primus Interprares, yang berarti pertama di antara yang sama (setara).
Hingga datanglah ajaran Nestorian pada abad ke-5 yang mempengaruhi Gereja Katolik Timur. Perbedaan pandangan para Uskup Katolik (atau disebut Patriark menurut terminologi Gereja Katolik Timur) terkait ajaran Nestorian dalam sidang Konsili Chalcedon pada tahun 451 M yang akhirnya memunculkan aliran Gereja Ortodoks Orientalis.
Gereja ini berdiri di beberapa daerah, seperti Mesir, Armenia, Eritrea, Ethiopia, India, dan Suriah. Sebenarnya berdasarkan aliran ini, seluruh patriark atau pimpinan gereja dianggap setara, tetapi khusus pimpinan Gereja Ortodoks Koptik Alexandria di Mesir diberi gelar sebagai Paus yang berarti ayah dan dimaksudkan sebagai penghormatan.
Berdasarkan penjelasan itulah, Paus Gereja Ortodoks Koptik Alexandria tidak berada di atas patriarki Gereja Ortodoks Oriental lain. Yurisdiksi sang paus juga hanya di wilayah Mesir dan Afrika, berbeda dengan Paus Fransiskus dari Vatikan.
Baca Juga: Sterilkan Jalan saat Kunjungan Paus Fransiskus di Indonesia, Polisi Bakal Lakukan Pengalihan Arus
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan