Suara.com - Kontroversi penganugerahan gelar Doktor Kehormatan untuk Raffi Ahmad masih menyita perhatian. Banyak warganet mempertanyakan legitimasi dari kampus yang memberikan gelar Doktor Honoris Causa itu kepada Raffi.
Adalah Universal Institute of Professional Management (UIPM) Thailand yang memberikan gelar tersebut untuk Raffi. Bahkan kini pihak UIPM sudah memperingatkan warganet untuk tidak mempertanyakan legitimasi lembaga mereka.
"Kampusnya Raffi Ahmad mau mensomasi netizen yang katanya nyebar fitnah," cuit akun X @/aww*** sambil memperlihatkan tangkapan layar surat peringatan dari UIPM, dikutip pada Kamis (3/10/2024).
Namun surat peringatan ini tampak dibanjiri dengan cemoohan warganet, bahkan ada pula yang menguliti sederet kejanggalan yang ditemukan di surat tersebut.
"PLIS INI LUCU BANGET. 1. Tata bahasa semerawut. 2. Tanda baca amburadul. 3. Surat nomor 1. 4. Disukai oleh raffinagita1717. 5. UIPM setara dengan Kementerian Pendidikan (Kementerian Sihir kali ah)," tulis @/Bta***.
"Udah bulan 10 dan surat masi nomor 1, sama osis smp juga kalah," cibir warganet lain, merujuk pada nomor surat yang bertuliskan "01./SP.UIPM/IX/2024".
"Surat resmi pakai diksi : Kebetulan. Anjayyy," celetuk warganet, merujuk pada pernyataan poin dua di surat tersebut yang berbunyi, "Kebetulan UIPM Indonesia diberi Mandat oleh PBB (United Nations ECOSOC) untuk memantau (Observer, Monitoring dan Reporter) . berantor di Plaza Summarecon Bekasi : Jl Bulevar Ahmad Yani Kav. K.01 Harapan Mulya, Medan Satria Kota Bekasi Jawa barat, Indonesia (bukan Kampus)" (penulisan kutipan isi surat tak diubah sesuai berkas asli).
"Bisa jadi bahan pelajaran bahasa Indonesia, contoh surat yang salah," kata warganet lain. "Tolong yang bisa jago edit naskah dibenerin ya. Mata gue sakit banget bacain typo di sana-sini," timpal yang lainnya.
Baca Juga: Kontroversi UIPM dan Raffi Ahmad: Ketahui Cara Mengenali Kampus Bodong
Berita Terkait
-
Kemampuan Bahasa Inggrisnya Pas-pasan, Pendiri UIPM Rantastia Nur Alangan Dihujat Netizen
-
Raffi Ahmad jadi Sorotan, Menteri Nadiem Didesak Bekukan Kampus 'Obral' Gelar Honoris Causa ke Orang Tak Layak
-
Beda Kelas Pemberi Gelar Doktor Raffi Ahmad Vs Hotman Paris: Kampus Misterius Lawan Universitas Ternama
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
5 Parfum Lokal Tahan Seharian Versi Lifni Sanders, Nggak Perlu Retouch
-
Beda Two Way Cake dan Compact Powder, Mana yang Lebih Bagus?
-
4 Alternatif Sepatu Lari ASICS selain Novablast 5, Cocok untuk Daily Trainer Maupun Long Run
-
Listrik PLN Mati Lapor Ke Mana? Ini Panduan Meminta Kompensasi
-
Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
-
Agar Wanginya Tahan Lama, Parfum Sebaiknya Disemprot di Kulit atau Baju?
-
BrookFarm Gelar Almond Run 2026 di GBK, Targetkan Lebih dari 5.000 Peserta
-
5 Panduan Memilih Ukuran Sepatu Lari yang Benar, Kaki Nyaman Bebas Cedera
-
Apakah Sepatu Slip-On Bisa untuk Olahraga? Ini 4 Rekomendasinya yang Cocok
-
Berapa Lama Pemadaman Listrik PLN yang Normal?