Suara.com - Sosok Syamsul Jahidin tak lepas dari sorotan publik usai menggugat jabatan Letkol Tituler yang diberikan pada Deddy Corbuzier.
Kini, gugatan tersebut sudah sampai ke sidang lanjutan. Meski begitu, Syamsul Jahidin belum bisa bertemu dengan Deddy Corbuzier yang masih diwakili oleh kuasa hukumnya dan pihak Kementerian Pertahanan ( Kemenhan).
“Mediasi tadi sudah dijalankan, semua pihak hadir. Mas Deddy diwakili kuasa hukumnya,” ujar Syamsul kepada Suara.com.
Syamsul menjelaskan bahwa ia akan segera mencabut tuntutannya jika pihak Menhan bisa membuktikan bahwa pemberian pangkat tesebut tidak menyalahi aturan.
"Saya selaku penggugat kan memang hanya ingin mendapat informasi atau validitas tentang kenapa Mas Deddy ditunjuk sebagai Letkol Tituler. Jadi, minggu depan dari Kemhan akan memberikan literatur-literatur hukumnya," kata Syamsul Jahidin.
Lantas, siapa sebenarnya sosok Syamsul sampai berani menggugat Deddy Corbuzier? Berikut ulasannya.
Mengenal sosok Syamsul Jahidin
Dilihat dari akun LinkedIn miliknya, Syamsul Jahidin adalah seorang anggota Dewan Pengacara Nasional (DPN) sekaligus akademisi yang lahir Pagesangan, Kota Mataram, NTB.
Syamsul Jahidin menghabiskan masa kecil hingga pendidikan SMA di kota kelahirannya. Setelah itu, ia mengambil pendidikan S1 dan S2 jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah, Jakarta.
Baca Juga: Titip Negeri ini ke Presiden Prabowo, Deddy Corbuzier Dicurigai Bakal Jadi Menteri Pertahanan
Tak hanya itu, ia juga mengambil pendidikan magister di Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM). Ia pun menjadi kandidat doktor di Universitas 17 Agustus, Jakarta.
Dari bekal pendidikan tersebut, ia memiliki keahlian dalam pengacara pajak, mediator non-hakim, pengadilan pajak, pengacara pertambangan, dan masih banyak lagi.
Di tahun 2024, ia berhasil meraih penghargaan monev mediator non hakim dan review standar dari Gold Award.
Penghargaan tersebut diberikan karena Syamsul Jahidin telah berperan dalam pelaksanaan mediasi kategori 2000.
Sebelum menjadi ahli hukum, Syamsul Jahidin sempat menjadi seorang satpam. Kini, ia telah menikah dengan Ria Meryanti.
Syamsul menggugat Deddy Corbuzier lantaran ia berpikir bahwa pemberian pangkat tersebut hanya berdasarkan popularitasnya di media sosial. Inilah alasan mengapa Syamsul meminta bukti pada pihak Kementerian Pertahanan untuk menunjukkan alasan penunjukkan Deddy Corbuzier
Demikian informasi mengenai Syamsul Jahidin, sosok yang menggugat pangkat Deddy Corbuzier
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Daycare Little Aresha Disegel, Ini Tips Pilih Tempat Penitipan Anak yang Ideal
-
6 Maskara Waterproof di Bawah Rp50 Ribu, Anti Luntur Bikin Bulu Mata Lentik
-
7 Parfum Aroma Bunga yang Segar untuk Cuaca Panas, dari Produk Lokal sampai Branded
-
Lebih dari Sekadar Sehat, Kini Nutrisi Tubuh Bisa Dipantau dengan Data Secara Akurat
-
Daycare Little Aresha Punya Siapa? Disorot Terkait Dugaan Kekerasan pada Anak
-
AC yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan AC Hemat Listrik untuk Jangka Panjang
-
Sunblock Badan Apa yang Bagus untuk Cuaca Panas? Ini 5 Rekomendasi agar Kulit Tidak Gosong
-
Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung
-
Geger Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sadari 5 Perubahan Perilaku Anak Korban Kekerasan
-
Profil Lo Kheng Hong, Warren Buffet-nya Indonesia yang Mendadak Jual Saham Salim Grup