Dua tokoh penting dan ternama di Indonesia, yakni Buya Hamka dan Gus Dur, pernah memberikan pandangan mereka masing-masing tentang perayaan dan ucapan selamat Natal untuk umat Kristiani. Tudingan kerap ditujukan kepada Buya Hamka lantaran dirinya dianggap menciptakan dalil haram bagi umat Islam untuk mengucapkan Natal kepada umat Kristiani.
Benarkah demikian? Menanggapi hal ini, tak sedikit publik yang turut membandingkan pandangan Buya Hamka dengan Gus Dur perihal Natal ini. Apalagi pada tahun 1981, Buya Hamka yang saat itu menjabat sebagai Ketua MUI mengeluarkan fatwa mengenai perayaan Natal ini. Berikut adalah pandangan Buya Hamka dan Gus Dur tentang Natal.
Pandangan Buya Hamka
Cucu kandung Buya Hamka yakni Naila Fauzia buka suara soal tudingan bahwa kakeknya menciptakan dalil haram hukumnya umat Islam mengucapkan Natal kepada umat Kristiani.
Ia membantah bahwa sang kakek telah mengeluarkan fatwa tentang larangan terhadap umat Islam untuk mengucapkan selamat Natal ketika masih menjadi Ketua MUI pada tahun 1981.
Melalui penjelasannya, Naila menekankan bahwa larangan tersebut mengacu pada konteks ‘perayaan Natal bersama’, bukannya ucapan selamat Natal.
“Saya akan mengutip fatwa yang dikeluarkan Buya Hamka (1981) yang waktu itu menjabat sebagai Ketua MUI, mengenai perayaan bersama. Saya tekankan, PERAYAAN NATAL BERSAMA, bukan ucapan Selamat Natal,” tulis Naila Fauzia pada salah satu cuitannya di akun X pada 2020 silam.
Pandangan Gus Dur
Mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur turut memiliki pandangan tentang Natal yang ia tuangkan lewat tulisannya yang berjudul ‘Harlah, Natal dan Maulid’ yang ditulisnya di Yerussalem pada 20 Desember 2003 yang lalu. Pada tulisannya itu, Gus Dur menyampaikan sebagai berikut:
Baca Juga: Tinjau Perayaan Natal, Wapres Gibran Didoakan Jemaat GBI Solo
“Natal, dalam kitab suci Al-Quran disebut sebagai yauma wulida (hari kelahiran) yang secara historis oleh para ahli tafsir dijelaskan sebagai haru kelahiran Nabi Isa, seperti terkutip ‘Kedamaian atas orang yang dilahirkan (hari ini)’ (salamun yauma wulid) yang dapat dipakaikan pada beliau atau kepada Nabi Daud," ungkapnya seperti dikutip dari Jabar.nu.id.
Sementara itu, berdasarkan pengakuan komentator politik serta akademisi Rocky Gerung, Gus Dur kerap memberikan ucapan selamat Natal kepada dirinya semasa ia masih hidup. Keduanya ternyata cukup dekat dan berteman.
“Saya berteman dengan Gus Dur, bikin dulu forum demokrasi. Saya non Muslim, Gus Dur setiap Hari Natal itu selalu telepon ‘Bung Rocky, Selamat Natal, ya’, gitu,” ujar Rocky Gerung pada salah satu kesempatan.
Itulah dua pandangan mengenai Natal dari dua tokoh yang berbeda, yakni Buya Hamka selaku mantan Ketua MUI serta Gus Dur selaku mantan Presiden RI ke-4.
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen