Suara.com - Imlek sebagai hari besar keagamaan yang dirayakan oleh masyarakat Tionghoa setiap tahunnya, identik dengan hiasan lampion bewarna merah. Selain lampion, sebagian masyarakat Indonesia juga megidentikkan Imlek dengan hujan. Hal ini kemudian menimbulkan rasa penasaran, hujan saat Imlek pertanda apa?
Tahun Baru Imlek 2576 akan jatuh pada Rabu, 29 Januari 2025. Berdasarkan SKB 3 Menteri Nomor 1017 Tahun 2024, Nomor 2 Tahun 2024, dan Nomor 2 Tahun 2024 yahg mengatur tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025, Imlek ditetapkan sebagai tanggal merah atau libur nasional.
Kemeriahaan menyambut Imlek 2025 pun kini mulai tampak di beberapa tempat. Lampion-lampion terlihat digantungkan berjajar di kelenteng, tepi jalan, kawasan chinatown atau pecinan, hingga lokasi kuliner. Selain itu, hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia turut menyambut perayaan Imlek.
Hujan Saat Imlek Pertanda Apa?
Masyarakat Tionghoa percaya hujan ketika perayaan Imlek tiba merupakan pertanda baik. Dalam kepercayaannya, hujan bisa menjadi lambang keberkahan dan rezeki yang berlimpah. Selain itu, hujan juga dipercaya membawa hadiah di sepanjang tahun mendatang.
Di sisi lain, hujan yang turun saat Imlek diyakini dapat membawa berkah bagi masyarakat agraris atau petani. Hal ini dilatar belakangi karena masyarakat Tionghoa zaman dulu, memang banyak yang berprofesi sebagai petani. Sehingga hujan yang turun sangatlah dibutuhkan untuk menyuburkan tanaman dan tanah.
Sejalan dengan itu, melansir dari Keluarga Mahasiswa Buddhis Dhammavaddhana Universitas Binus, masyarakat Tionghoa meyakini bahwa hujan membawa rezeki lantaran tanah menjadi subur. Bahkan turunnya hujan menjelang Hari Raya Imlek juga diyakini bisa menjadi pertanda turunnya Dewa Hujan ke bumi untuk memberikan berkah.
Menurut sejarahnya, Imlek yang dirayakan setiap tahun ini berawal dari rasa terima kasih masyarakat Tionghoa atas musim semi. Sebab pergantian musim ini dianggap membawa keberuntungan dan keberkahan. Menariknya sejak dulu, Imlek memang selalu bersamaan dengan musim panen yang ditandai dengan dimulainya musim hujan.
Selain itu, hujan ketika Imlek pun juga dikaitkan dengan keberuntungan sepanjang tahun. Masyarakat Tionghoa yang ada di Indonesia juga mempercayai bahwa hujan menjadi ciri khas hari Imlek. Sehingga turunnya hujan ketika Imlek atau menjelang Imlek patut untuk disyukuri.
Baca Juga: Hujan Turun, Begini Cara Cerdas Jaga Keselamatan di Balik Kemudi!
Alasan Imlek Sering Hujan
Apabila dilihat dari sisi ilmiah, hujan sering turun ketika perayaan Imlek ini lantaran perayaan tersebut biasanya jatuh pada bulan Januari-Februari. menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), perayaan Imlek bersamaan dengan periode musim hujan di Indonesia.
Bahkan menurut, penghitungan hari dalam Imlek adalah gabungan dari fase bulan mengelilingi bumi dengan bumi mengelilingi matahari (lunisolar). Oleh sebab itu, peringatan tahun Imlek tidak sama dengan kalender Masehi maupun Hijriah.
Nah, dari sini dapat disimpulkan bahwa ketika momentum Imlek, sejumlah wilayah di Indonesia memasuki periode puncak musim hujan pada Januari-Februari. Meski demikian, perlu diingat bahwa tidak semua daerah akan turun hujan saat Imlek.
Demikian tadi uarain tentang hujan saat Imlek pertanda apa. Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat merayakan Imlek 2025!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mengapa Sumatera Blackout? Ini Penjelasan PLN
-
Pesona Desa Wisata Krebet Bantul: Surga Tersembunyi yang Cocok Jadi Destinasi Touring Akhir Pekan
-
Nilai TKA SD dan SMP Maksimalnya Berapa? Ini Cara Baca Hasilnya
-
Berapa Durasi Film Pesta Babi yang Tayang Gratis di YouTube?
-
Kenali Undertone Kulitmu, Ini 5 Cara Mencegah agar Bedak Tidak Flashback di Kamera
-
Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 2026
-
6 Shio Bebas dari Masa Sulit dan Ketiban Hoki Besar di Minggu 24 Mei 2026
-
7 Cara Cek Bansos Kemensos yang Mudah dan Akurat 2026, Cek Namamu di Sini!
-
Bukan Sekadar Olahraga, Footgolf Jadi Cara Baru Cari Sehat Sekaligus Bangun Relasi
-
5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Race Day, Alternatif Adidas Adizero Versi Murah