Suara.com - Meski bisa meningkatkan fokus, kelebihan kafein dapat berdampak buruk pada kesehatan tubuh. Kafein banyak ditemukan dalam kopi, teh, cokelat, dan minuman energi.
Menurut para ahli, konsumsi harian kafein yang dianjurkan adalah 200-400 mg per hari, setara dengan 1-2 cangkir kopi. Konsumsi yang melebihi batas tersebut dapat mengganggu fungsi tubuh, mulai dari detak jantung tidak teratur hingga gangguan pencernaan.
Hindari mengonsumsi kafein menjelang tidur dan beri jeda minimal enam jam sebelum waktu tidur untuk mencegah insomnia.
Berikut adalah 15 tanda tubuh mengalami kelebihan kafein yang perlu diwaspadai, dikutip dari berbagai sumber.
1. Detak Jantung Tidak Teratur
Konsumsi kafein yang berlebihan dapat merangsang sistem saraf pusat, memicu palpitasi atau detak jantung yang tidak teratur.
2. Kecemasan Berlebihan
Kafein dapat meningkatkan hormon stres, seperti kortisol dan adrenalin, yang memicu kecemasan, terutama pada individu yang sensitif terhadap stimulan ini.
3. Insomnia
Kafein dikenal meningkatkan kewaspadaan, tetapi konsumsi berlebihan, terutama di malam hari, dapat menyebabkan gangguan tidur atau sulit tidur.
4. Tremor atau Gemetar
Stimulan dalam kafein dapat menyebabkan tremor ringan, biasanya pada tangan, akibat stimulasi berlebih pada sistem saraf.
5. Sakit Kepala
Menghentikan konsumsi kafein secara tiba-tiba setelah mengonsumsinya dalam jumlah tinggi dapat memicu sakit kepala, terutama jenis migrain.
6. Gangguan Pencernaan
Kafein merangsang produksi asam lambung, yang dapat menyebabkan maag, mual, atau diare pada sebagian orang.
7. Sering Buang Air Kecil
Bersifat diuretik, kafein dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil yang berisiko menyebabkan dehidrasi jika asupan cairan tidak mencukupi.
8. Iritasi atau Ketegangan Otot
Kafein dapat memicu stimulasi berlebihan pada otot, menyebabkan kram atau rasa tegang di beberapa bagian tubuh.
9. Rasa Lelah Berlebihan Setelah Efeknya Hilang
Setelah efek stimulasinya mereda, tubuh sering kali mengalami kelelahan berlebihan akibat penurunan energi yang drastis.
10. Meningkatnya Tekanan Darah
Kafein dapat menyebabkan lonjakan sementara pada tekanan darah, terutama bagi individu yang jarang mengonsumsinya.
11. Kesulitan Berkonsentrasi
Konsumsi kafein berlebihan dapat mengganggu konsentrasi karena overstimulasi sistem saraf.
12. Iritabilitas
Kafein yang terlalu banyak dapat memicu emosi negatif, seperti mudah marah atau frustrasi tanpa sebab jelas.
13. Berat Badan Tidak Stabil
Minuman berkafein tinggi gula, seperti kopi susu manis, dapat menyebabkan kenaikan berat badan jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
14. Sensitivitas Lambung
Pada beberapa orang, kafein dapat memicu iritasi lambung, seperti mulas atau perasaan tidak nyaman setelah minum kopi atau teh.
15. Ketergantungan Kafein
Konsumsi kafein dalam jangka panjang dapat menyebabkan ketergantungan, ditandai dengan gejala seperti sakit kepala dan suasana hati yang buruk saat tidak mengonsumsinya.
Berita Terkait
-
Bolehkah Minum Kopi saat Sahur Puasa Ramadan? Ini Kata Dokter Tirta
-
Gara-Gara Telat Ngopi, Aku Terjebak Caffeine Withdrawal Syndrome
-
4 Moisturizer dengan Kandungan Kafein, Bantu Jaga Nutrisi Kulit
-
Bukan Sekadar Kafein, Biji Kopi Arabika Ternyata Mengandung Zat Antidiabetes Alami
-
Bukan Cuma Bikin Melek, Ini 6 'Sisi Gelap' Kopi yang Jarang Kamu Sadari
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Kenapa Paskah Identik dengan Telur dan Kelinci? Begini Asal-Usulnya
-
Cara Exfoliating Toner agar Kulit Tak Iritasi, Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Aman untuk Pemula
-
Urutan Skincare Wardah Acnederm Pagi dan Malam untuk Atasi Jerawat dan Bekasnya
-
APPMI DKI: Isu BBM Naik Bikin Warga Menahan Belanja Baju Lebaran 2026 Lalu
-
5 Sunscreen Stick untuk Re-Apply saat Pakai Makeup, Cocok untuk Pekerja Kantoran
-
Kenalan sama Godzilla El Nino, Fenomena Iklim Dampaknya Sampai Indonesia?
-
7 Skincare Bengkoang untuk Mencerahkan Wajah, Kulit Glowing Mulai Rp6 Ribuan
-
Bolehkah Retinol dan Niacinamide Dipakai Bersamaan? Ini Panduannya
-
Bikin SKCK Bayar Berapa? Cek Biaya Resmi Terbaru dan Syarat Lengkapnya di Sini!
-
5 Risiko Melahirkan di Usia 40-an seperti Annisa Pohan, Ada Tantangan Fisik dan Mental