Suara.com - Gibran Huzaifah merupakan seorang pengusaha dan inovator yang dikenal sebagai pendiri eFishery, sebuah startup yang berfokus pada teknologi akuakultur di Indonesia.
Dirinya adalah sosok yang mencerminkan semangat wirausaha dan inovasi di sektor akuakultur Indonesia. Meskipun menghadapi tantangan dalam kariernya, pencapaian dan kontribusinya terhadap industri ini tetap signifikan.
Lantas seperti apa profil dan pendidikan Gibran Huzaifah? Berikut ulasannya.
Lahir di Jakarta pada tahun 1989, Gibran menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB), di mana ia meraih gelar sarjana di bidang Teknologi Hayati pada tahun 2007.
Setelah menyelesaikan studinya di ITB, Gibran melanjutkan pendidikan ke Harvard Business School dan Stanford University Graduate School of Business dalam program studi eksekutif.
Gibran memulai kariernya sebagai peternak ikan lele saat masih mahasiswa. Dari pengalaman ini, ia menyadari tantangan dalam pemberian pakan ikan yang tidak efisien dan mahal.
Pada tahun 2013, ia menciptakan smart feeder, sebuah perangkat otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang mengoptimalkan pemberian pakan sesuai kebutuhan ikan.
Inovasi ini tidak hanya mengurangi biaya pakan hingga 28%, tetapi juga meningkatkan produktivitas para peternak.
eFishery yang didirikan oleh Gibran bersama rekan-rekannya berkembang pesat, dan menjadi salah satu startup unicorn di Indonesia pada tahun 2023 setelah berhasil mengumpulkan dana besar dari investor ternama. Perusahaan ini kini bekerja sama dengan lebih dari 30.000 peternak di seluruh Indonesia.
Kontroversi
Meskipun sukses, Gibran Huzaifah juga terlibat dalam kontroversi terkait dugaan manipulasi laporan keuangan eFishery.
Pada akhir tahun 2024, ia dicopot dari jabatannya sebagai CEO setelah terungkapnya indikasi penggelapan pendapatan perusahaan. Kasus ini menyebabkan sorotan tajam dari berbagai pihak dan investigasi lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Tak Risih Ada Kabinet Bayangan, Gibran: Demokrasi akan Semakin Matang
-
Prabowo, SBY, dan Jokowi Duduk Semeja, Ajudan Ungkap Isi Obrolan Singkat Mereka
-
Kaesang Maju di Dapil Puan, Ganjar: Silakan, Saya Masih Yakin Jateng Kandang Banteng!
-
Pemerintah Mau Sungguh-sungguh Memberantas Korupsi? Gibran: Koruptor Harus Dimiskinkan
-
Gibran Playing Victim Soal Posisi Duduk? Analis: Bersihkan Istana dari Pengaruh Jokowi!
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN