Suara.com - Dalam dunia bisnis yang terus berkembang, strategi digital bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama untuk bertumbuh dan bersaing. Inilah yang menjadi pembahasan utama dalam acara BBKA (Belajar Bareng Ko Andrew).
Andy Santoso, CEO Big Evo, membagikan strategi dan pengalamannya dalam membangun bisnis berbasis digital yang mampu berkembang pesat di era modern.
Menurut Andy, salah satu kesalahan terbesar yang sering dilakukan oleh pebisnis adalah terlalu fokus pada produk tanpa memahami bagaimana cara membangun hubungan dengan pelanggan.
"Di era digital ini, konsumen bukan hanya mencari produk terbaik, tetapi juga pengalaman dan keterhubungan dengan brand. Bisnis yang sukses adalah yang mampu membangun kepercayaan melalui interaksi yang konsisten dan relevan," ujarnya.
Salah satu strategi utama yang ia bahas adalah pentingnya memanfaatkan data untuk memahami pelanggan. Dengan analisis data yang tepat, perusahaan dapat mengetahui pola perilaku konsumen, preferensi mereka, dan strategi pemasaran yang paling efektif.
Andy mencontohkan bagaimana Big Evo berhasil meningkatkan engagement dan konversi dengan menggunakan strategi digital berbasis personalisasi.
"Saat ini, pemasaran tidak bisa hanya mengandalkan iklan konvensional. Kita harus masuk ke dalam ekosistem digital yang lebih luas, menggunakan social media marketing, influencer collaboration, hingga artificial intelligence untuk menciptakan customer experience yang lebih baik," tambahnya.
Di era Marketing 4.0, pelanggan bukan hanya menjadi target pemasaran, tetapi juga bagian dari ekosistem bisnis. Andy menjelaskan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan interaksi langsung dengan pelanggan dapat menciptakan loyalitas yang lebih tinggi. Dengan membangun brand yang memiliki nilai dan cerita yang kuat, bisnis dapat berkembang secara organik melalui word-of-mouth dan customer advocacy.
Menurut Andy, pertumbuhan bisnis yang eksponensial bisa dicapai dengan kombinasi strategi digital yang efektif, inovasi dalam produk atau layanan, serta kemampuan untuk terus beradaptasi dengan perubahan pasar. Ia juga menekankan pentingnya agility dalam bisnis, di mana perusahaan harus cepat dalam merespons tren dan kebutuhan pelanggan agar tetap relevan.
Baca Juga: Taspen dan Asbari Banyak Masalah, Sri Mulyani Mau Ambil Alih Pembayaran Uang Pensiun PNS
Acara BBKA atau Belajar Bareng Ko Andrew ini memberikan wawasan mendalam bagi para pengusaha yang ingin membawa bisnis mereka ke level berikutnya dengan strategi digital yang lebih terarah. Melalui pengalaman dan strategi yang telah diterapkan oleh Andy Santoso, peserta mendapatkan insight berharga tentang bagaimana membangun bisnis yang tidak hanya besar, tetapi juga berkelanjutan di era digital ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
Terkini
-
Cara Mengetahui Weton dari Tanggal Lahir dan Tahun, Cek Hitungan Neptu dan Arti Watak
-
5 Barang yang Dilarang Ada di Rumah Menurut Feng Shui, Diyakini Bisa Bawa Sial
-
AI Jadi Mesin Utama Fast Fashion: Riset Soroti Dampaknya bagi Pasar dan Lingkungan
-
Mengapa Fast Fashion Masih Diminati Meski Berdampak Buruk bagi Lingkungan?
-
Harga Paket Nonton Piala Dunia 2026 di Folaplay, Gratis Pakai Internet Rakyat
-
Kapan Masuk Sekolah Ajaran Baru 2026? Ini Jadwal Resmi Kalender Pendidikan
-
Harga Paket Nonton Piala Dunia 2026 di MAXStream, Mulai Rp 25 Ribu Bisa Nonton Sepuasnya!
-
Masih Pakai TV Analog atau Tabung? Ini Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis Gambar Jernih
-
FolaPlay Punya Siapa? Aplikasi Streaming Piala Dunia 2026 Banjir Keluhan di Play Store
-
Kenapa Weton Tulang Wangi Tidak Boleh Keluar saat Malam 1 Suro? Ahli Spiritual Beri Peringatan!