Suara.com - Menyambut bulan Syaban, sebagian besar umat muslim akan berbondong-bondong melakukan amalan yang dianggap sangat baik dilakukan di ujung malam pertama bulan tersebut atau yang disebut sebagai nisfu Syaban.
Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah, atau terletak di antara Rajab dan Ramadhan.
Sementara, nisfu Syaban sendiri diartikan sebagai salah satu momen istimewa di bulan Syaban yang dianggap sebagai waktu yang manjur untuk melakukan berbagai amalan.
Menurut Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid dalam bukunya yang berjudul 32 Faidah Seputar Bulan Syaban, tertulis bahwa seluruh amal perbuatan manusia disampaikan kepada Allah SWT di malam nisfu Syaban.
Oleh sebab itu, dianjurkan kepada seluruh umat muslim agar memperbanyak amal ibadah ketika malam nisfu Syaban agar mendapatkan banyak pahala.
Selain sebagai malam istimewa untuk mendapatkan pahala, malam nisfu Syaban juga dipercaya sebagai malam penuh ampunan seperti dalam hadist berikut.
"Kamu khawatir Allah dan Rasul-Nya akan menipumu?" (maksudnya, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak memberi jatah Aisyah). Aisyah mengatakan: Wahai Rasulullah, saya hanya menyangka Anda mendatangi istri yang lain. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya Allah turun ke langit dunia pada malam nisfu syaban, kemudian Dia mengampuni lebih dari jumlah bulu domba bani kalb." (HR At Tirmidzi).
Adapun amalan-amalan yang bisa dilakukan diantaranya, perbanyak doa dan istighfar, mengerjakan shalat sunnah, berzikir, bersedekah, dan berpuasa.
Kendati demikian, Ustaz Adi Hidayat justru meminta umat muslim untuk berhati-hati dengan adanya hadis palsu mengenai amalan nisfu Syaban.
Baca Juga: Niat Puasa Ayyamul Bidh Sekaligus Puasa Nisfu Syaban: Arab, Latin dan Arti
Dalam ceramahnya, UAH mengatakan jika hadis yang meminta umat muslim melakukan sholat di malam pertama nisfu Syaban dan berpuasa di siang harinya, maka hadis tersebut adalah palsu.
"Contoh hadits palsu sangat populer yang berbunyi, jika telah datang malam pertengahan bulan Syaban, maka hidupkan malamnya dengan banyak menunaikan sholat, dan siangnya lakukan dengan puasa, maka siapapun yang bermohon ampun kepada Allah, Allah akan mengampuninya, ini statusnya palsu," jelas Ustadz Adi Hidayat.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa hadis sahih yang menjelaskan tentang malam nisfu Syaban diriwayatkan oleh Abu Musa Al Asy’ari yang berbunyi:
"Sesungguhnya Allah akan mengamati kepada hamba-Nya, di malam pertengahan Syaban, dan mengampuni yang memohon ampunan sekalipun sebanyak bulu domba di suku kalb."
Bisa diartikan bahwa melakukan amalan tidak hanya baik di malam pertama nisfu Syaban saja melainkan di malam-malam lainnya.
Tidak hanya itu, ustaz Adi Hidayat juga mengatakan jika Nabi Muhammad SAW tidak menyebut secara spesifik mengenai amalan apa saja yang harus dilakukan di bulan Syaban.
"Ada yang sholat malam qiyamul lail, ada yang banyak beristighfar, tidak ada amalan spesifik, kalau ada hadits yang menunjukkan ibadah tertentu di malam pertengahan Syaban, maka disepakati para ulama itu hadits palsu," pungkas Ustaz Adi Hidayat.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Jangan Lewatkan! Amalan Malam Nisfu Syaban 2025 untuk Memperoleh Ampunan Allah SWT
-
Nisfu Syaban Jatuh Hari Jumat, Bolehkah Berpuasa? Ini Penjelasan Buya Yahya
-
Doa Nisfu Syaban Dalam Bahasa Arab dan Artinya
-
Niat Puasa Ayyamul Bidh Sekaligus Puasa Nisfu Syaban: Arab, Latin dan Arti
-
Tata Cara Mandi Keramas Nisfu Syaban yang Benar, Lengkap dengan Niat dan Doa
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Empat Siswa dari Wolo Raih Beasiswa ke Sekolah Unggulan, Potret Pentingnya Pemerataan Pendidikan
-
Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?
-
Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih
-
Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas
-
Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar
-
5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?