Suara.com - Pertanyaan seputar puasa bagi ibu menyusui masih terus bermunculan, tak terkecuali selama bulan Ramadhan 2025. Pasalnya, asupan kalori ibu menyusui lebih terbatas selama menjalani puasa. Tak jarang situasi ini memicu kekhawatiran seorang ibu akan pasokan ASI untuk buah hati.
Makan lebih sedikit selama menyusui memang dapat memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Hal ini terkadang membuat ibu menyusui juga mengkhawatirkan kesehatan bayi. Nah, beberapa pertanyaan tentang puasa bagi ibu menyusui ternyata sudah memiliki jawaban akurat dari penelitian sampai ahli kesehatan.
Lantas, apa saja pertanyaan yang paling dikhawatirkan ibu menyusui saat menjalani puasa? Menyadur Mom Junction, ini daftar pertanyaan terpopuler dari ibu menyusui.
1. Berapa lama ibu bisa berpuasa saat menyusui?
Sejauh ini, tidak ada panduan khusus untuk durasi puasa bagi ibu menyusui. Namun, ibu menyusui dianjurkan untuk menjaga waktu puasa yang lebih pendek, atau tidak lebih dari 14 jam. Artinya, ibu menyusui di Indonesia cukup aman untuk berpuasa karena tidak lebih dari durasi tersebut.
Alasan menjaga durasi puasa karena ibu menyusui membutuhkan lebih banyak kalori. Jika asupan kalori rendah, hal itu dapat berdampak negatif pada suplai ASI dan tingkat energi. Ibu menyusui bisa mengalami kelelahan selama menyusui, dan itu akan memengaruhi kesehatan ibu dan bayi.
Alternatif lain bagi ibu menyusui adalah berpuasa dengan makanan porsi kecil, menghindari makanan olahan, dan mengonsumsi makanan utuh seperti buah dan sayur. Apabila tips ini diterapkan, maka asupan gizi ibu menyusui akan terjaga selama puasa.
2. Berapa lama bayi yang disusui bisa bertahan tanpa makan?
Bayi yang baru lahir tidak membutuhkan susu dalam jumlah banyak untuk merasa kenyang. Mereka dapat tetap kenyang selama sekitar dua hingga empat jam setelah satu kali menyusui.
Baca Juga: Apa Saja yang Membatalkan Puasa Ramadan? Umat Muslim Wajib Tahu!
Ibu menyusui harus memperhatikan isyarat bayi dan memberinya makan saat mereka menunjukkan tanda-tanda lapar. Rata-rata, dalam beberapa minggu dan bulan pertama, bayi perlu disusui sekitar 8 hingga 12 kali dalam satu hari. Mereka dapat bertahan tanpa makan selama sekitar dua jam.
3. Apa manfaat berpuasa saat menyusui?
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat memberikan berbagai keuntungan. Di antaranya penurunan berat badan, peningkatan sensitivitas insulin, penurunan peradangan, dan mekanisme perbaikan sel.
Menyusui saat berpuasa bisa menurunkan glukosa, serta meningkatkan pemecahan lemak dan protein. Namun perlu diingat, ppengurangan kalori yang drastis juga dapat menyebabkan penurunan produksi ASI. Pastikan ibu menyusui mengonsumsi 500 kalori lebih banyak daripada sebelum hamil untuk mendapatkan produksi ASI yang sehat.
4. Haruskah ibu berkonsultasi dengan layanan kesehatan sebelum berpuasa saat menyusui?
Sangat penting untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan sebelum berpuasa saat menyusui. Anda bisa berkonsultasi ke ahli gizi atau dokter untuk mementukan menu makanan sehat selama puasa.
Berita Terkait
-
Apa Saja yang Membatalkan Puasa Ramadan? Umat Muslim Wajib Tahu!
-
5 Resep Minuman dari Kurma: Es Teler sampai Infused Water, Seger Banget
-
6 Tips Memilih Lip Balm Agar Bibir Tetap Sehat Saat Puasa
-
Awas! Ngupil Bisa Batalkan Puasa? Cek Hukum dan Batasnya di Sini!
-
Kapan Batas Waktu Mandi Junub Ketika Puasa? Jangan Sampai Melewati Waktu Ini!
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Ceria Anak Panti Sambut Kedatangan Jajaran Imigrasi Sumut
-
Tinggal di Pulau Kecil hingga Perbatasan Tak Boleh Bikin Rakyat Jauh dari Negara
-
Misteri Sisa SGD 2 Ribu untuk Menhut Raja Juli, Juprizal Ngaku Tak Tahu Meski Diduga Jadi Pengepul
-
MA Tolak Kasasi Jaksa, Tian Bahtiar dan 2 Terdakwa Perintangan Hukum Tetap Bebas
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Melasma sesuai Review dan Harga
-
Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora
-
Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna
-
7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap
-
Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor