Suara.com - Pengacara Firdaus Oiwobo kembali membuat pernyataan kontroversial. Setelah mengaku memiliki sebuah gunung, kini Firdaus mengklaim memiliki koleksi mobil mewah seperti pengacara kondang yang sedang jadi seterunya, Hotman Paris.
Hotman Paris dan Firdaus Oiwobo kerap terlibat dalam adu sindiran di media sosial. Baru-baru ini, Firdaus menyindir koleksi Lamborghini milik Hotman saat berbincang dengan pengusaha Rudy Salim.
Dalam percakapan tersebut, Firdaus bertanya kepada Rudy Salim tentang harga Lamborghini terbaru milik Hotman Paris. Rudy pun mengungkapkan bahwa mobil tersebut memiliki nilai fantastis, yakni Rp 22 miliar.
Firdaus pun langsung meminta Rudy Salim mencarikan Lamborghini dengan harga yang jauh lebih tinggi. Ia menyebut angka Rp 22 miliar sebagai harga yang terlalu murah.
"Yang Cepek (Rp 100 miliar) cariin. Rp 22 miliar, murah banget," ujar Firdaus Oiwobo, dikutip dari Suara.com, Kamis (6/4/2025).
Pernyataan ini pun langsung menjadi sorotan publik. Pasalnya, Lamborghini dikenal sebagai merek mobil mewah dengan harga fantastis.
Lantas, seberapa kaya Firdaus Oiwobo?
Firdaus Oiwobo mengklaim memiliki aset bernilai triliunan rupiah. Sebelumnya, ia sempat mengaku memiliki tanah gunung ribuan hektare di wilayah Parung, yang membuat publik bertanya-tanya tentang sumber kekayaannya.
Dalam sebuah podcast bersama Richard Lee, Firdaus Oiwobo mengungkapkan bahwa aset yang dimilikinya terdiri dari tanah dan bangunan yang didapatkan melalui kemenangan dalam berbagai kasus hukum.
Saat ditanya mengenai nilai kekayaannya, ia mengklaim jumlahnya hampir mencapai triliunan rupiah.
"Kalau (harta) Rp 100 miliar ada, Bang?" tanya Richard Lee. "Aset gue hampir triliunan (rupiah)," jawab Firdaus Oiwobo.
Firdaus juga menjelaskan bahwa uang yang diperolehnya sebagian besar berasal dari kemenangan perkara yang ia tangani sebagai pengacara. Ia mengaku bahwa aset-aset tersebut tidak dibeli secara langsung, melainkan diberikan sebagai bagian dari kompensasi oleh klien.
Tak hanya itu, melalui akun Instagram pribadinya, Firdaus Oiwobo pernah memamerkan tumpukan uang pecahan Rp 100 ribu yang ia sebut sebagai uang bensin senilai Rp 300 juta.
Ia menegaskan bahwa uang tersebut bukan pembayaran dari klien, melainkan dana operasional untuk menangani satu kasus hukum.
"Ini bukan pembayaran klien. Ini operasional pengacara satu kasus. Baru DP (down payment) dari klien Rp 300 juta-an. Uang bensin saja. Belum semuanya," katanya.
Berita Terkait
-
Diduga Kirim Pesan WA dari Sel, Hotman Paris Desak Kalapas Cipinang Cek HP Razman Nasution
-
Dalih Bobot 170 Kg Bikin Razman Dapat Sel 'Mewah', Hotman Paris Somasi Kalapas Cipinang!
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
Terkini
-
6 Sepatu Skechers Hitam dengan Review Bintang 5, Ringan dan Nyaman Buat Sekolah atau Olahraga
-
Beda Acne Lotion dan Acne Gel Viva, Kenali Fungsi serta Cara Pakainya sebelum Beli
-
Satu Klik Bisa Pinjam Uang, Ini Alasan Literasi Keuangan Kini Semakin Penting
-
Beda Moisturizer dan Sleeping Mask: Bolehkah Dipakai Setiap Hari?
-
5 Sepatu Lari 910 Nineten Terlaris di Shopee, Terbukti Nyaman Menurut Review Para Pelari
-
Olahraga Pagi atau Sore, Mana yang Lebih Efektif untuk Menurunkan Berat Badan?
-
Cushion Tahan Lama Merek Apa? Ini 5 Pilihannya, Ada yang Awet sampai 72 Jam
-
Kenapa Lipstik Matte Bikin Bibir Kering? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Aturan Minum Magnesium yang Benar Biar Tak Mudah Stres dan Tidur Nyenyak di Usia 30-an
-
Perempuan Disabilitas yang Berdaya, Membawa Karya dari Daerah ke Panggung Jakarta