Lifestyle / Komunitas
Rabu, 19 Maret 2025 | 21:50 WIB
Dahulukan golongan terbaik untuk menerima zakat fitrah. [Dok. Antara]

Mereka yang memiliki utang karena alasan kebutuhan mendesak, bukan karena gaya hidup berlebihan, berhak mendapatkan bantuan dari zakat fitrah untuk meringankan beban ekonominya.

7. Pejuang di Jalan Allah (Sabilillah)

Dahulu, pejuang di jalan Allah adalah mereka yang berperang untuk menegakkan Islam. Saat ini, mereka yang berdedikasi dalam pendidikan agama, seperti guru mengaji, juga termasuk dalam golongan yang berhak menerima zakat.

8. Ibnu Sabil (Musafir yang Kehabisan Bekal)

Musafir atau orang yang dalam perjalanan jauh tetapi kehabisan bekal juga berhak menerima zakat fitrah, terutama jika perjalanan tersebut dilakukan dalam rangka kebaikan.

Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah

Agar zakat fitrah dapat diterima dengan baik dan sesuai tuntunan agama, umat Islam dianjurkan untuk menunaikannya pada waktu yang telah ditetapkan. Berikut waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah:

Sebelum Hari Raya Idul FitriZakat fitrah sebaiknya dibayarkan sebelum shalat Idul Fitri. Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah yang menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW menganjurkan pembayaran zakat fitrah sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri.

Bayarlah zakat fitrah di waktu terbaik. [Dok. Antara]

Setelah Matahari Terbenam pada Malam TakbiranMalam sebelum Idul Fitri adalah salah satu waktu utama untuk membayar zakat.

Berdasarkan hadis dari Ibnu Umar, Rasulullah SAW menyatakan bahwa zakat fitrah harus dibayarkan sebelum umat Islam berangkat untuk menunaikan shalat Idul Fitri.

Sebelum Matahari Terbit pada Hari Raya Idul FitriBatas akhir pembayaran zakat fitrah adalah sebelum matahari terbit pada hari Idul Fitri.

Meskipun waktu ini tergolong mendesak, umat Islam tetap dianjurkan untuk tidak menunda pembayaran zakat fitrah.

Niat Zakat Fitrah

Melansir Majelis Ulama Indonesia (MUI), berikut niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga:

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'anni wa 'an jamii'i ma yalzamunii nafaqaatuhum syar'an fardhan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta'ala.

Tata Cara Membayar Zakat Fitrah untuk Keluarga

- Menunaikan pada Waktu yang Tepat

Zakat fitrah dapat dibayarkan sejak awal Ramadhan hingga sebelum sholat Idul Fitri. Namun, waktu yang paling utama adalah setelah sholat Subuh pada 1 Syawal hingga sebelum sholat Idul Fitri.

- Menyesuaikan Takarannya

Setiap orang wajib membayar zakat fitrah sebesar 1 sha' kurma/gandum, yang jika dikonversi dalam bentuk beras adalah 2,5 kg atau setara dengan 3,5 liter.

Saat ini, umat Muslim juga diperbolehkan membayar dalam bentuk uang tunai dengan jumlah yang disesuaikan dengan harga beras di daerah masing-masing.

- Membaca Niat

Sebelum menyerahkan zakat fitrah, pastikan sudah membaca niat sebagaimana yang telah disebutkan di atas.

- Membaca Doa

Selain niat, dianjurkan membaca doa berikut saat mengeluarkan zakat fitrah:

Rabbanaa taqabbal minnaa, innaka antas samii'ul 'aliim.

Artinya: Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah [2]: 127)

Load More