Suara.com - Isu perselingkuhan antara Ridwan Kamil dan Lisa Mariana semakin ramai dibahas publik, terlebih adanya wacana akan masuk ke jalur hukum.
Seperti diketahui, semenjak Lisa Mariana buka suara terkait perselingkuhan, Ridwan Kamil langsung menepis tudingan tersebut dan langsung menuduh jika isu tersebut hanya fitnah.
Sempat melakukan klarifikasi di akun Instagram pribadinya, kini Ridwan Kamil berencana melaporkan model seksi tersebut atas dugaan pencemaran nama baik.
Alhasil, langkah yang akan ditempuh oleh Ridwan Kamil tersebut menuai banyak komentar, salah satunya dari praktisi hukum Deolipa Yumara yang menyebut Ridwan Kamil seperti makan buah simalakama sehingga apapun yang dilakukan tetap berdampak negatif.
"Begini, sebenarnya ini buah simalakama. Jika Ridwan Kamil, berniat melaporkan seorang LM. Tentu saja, ini berdampak terhadap tes DNA," kata Deolipa Yumara.
“Jadi, ketika laporannya adalah pencemaran nama baik, otomatis ujungnya adalah pembuktian lewat tes DNA. Otomatis wajib tes DNA, itu polisi melakukan tes DNA terhadap anaknya,” sambungnya.
Komentar dengan menyebut diksi simalakama mungkin membuat publik penasaran dengan artinya dan kenapa sampai bisa digunakan sebagai peribahasa.
Buah simalakama adalah salah satu buah yang tidak hanya dikenal dalam dunia botani saja, tetapi juga dalam budaya Indonesia yang populer sebagai bagian dari peribahasa.
Mengenal Buah Simalakama
Baca Juga: Siapa Suaminya? Lisa Mariana Ungkap Baru Lahiran Anak Kedua di Tengah Konflik dengan RK
Buah simalakama memiliki nama lain mahkota dewa atau phaleria macrocarpa. Ini adalah tanaman yang memiliki buah berbentuk bulat kecil dengan kulit berwarna hijau yang berubah jadi kemerahan jika telah matang.
Buah ini berbentuk bulat dengan diameter sekira 3-6 centimeter, kemudian dagingnya putih dan memiliki sabut seperti kelapa.
Menurut informasi yang dihimpun, penamaan buah simalaka berasal dari bahasa Melayu, oleh karenanya buah ini banyak tumbuh di Sumatera karena di daerah ini dulunya mayoritas menggunakan bahasa Melayu.
Kendati kerap digunakan sebagai peribahasa yang kurang baik, konon buah simalakama memiliki kandungan gizi yang bermanfaat untuk kesehatan dan bisa digunakan dalam masakan tertentu setelah proses pengolahan yang tepat.
Bahkan, warga sekitar yang mengetahui buah simalakama juga meyakini jika buah ini bisa mengatasi berbagai macam penyakit, seperti kolesterol, asam urat, diabetes, hingga darah tinggi.
Cara pengolahannya pun terkesan sederhana, buah simalakama diiris tipis kemudian dijemur agar efek racunnya hilang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mas Bahlil Ganteng itu Siapa? Viral Lagu MBG di TikTok
-
Hukum Puasa Arafah di Idul Adha 2026 dan Keutamaannya
-
5 Amalan di Hari Arafah 9 Dzulhijjah Selain Puasa yang Mendatangkan Pahala Besar
-
Zikir dan Doa Tambahan untuk Hari Arafah Agar Semua Hajat Terkabul
-
5 Shio Paling Pelit untuk Urusan Uang yang Bikin Geleng Kepala
-
Sentuhan Desain Italia dan Gaya Hidup Aktif Bertemu dalam Konsep Gerai Premium di Bekasi
-
Niat Puasa Arafah Digabung Qadha Ramadan, Bayar Utang Sekaligus Hapus Dosa 2 Tahun
-
Selasa Hoki! Ini 4 Shio Paling Beruntung yang Panen Rezeki dan Kariernya Naik pada 26 Mei 2026
-
Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah Hari Ini, Lengkap Doa dan Amalan Penghapus Dosa
-
Cara Cerdas Kelola Keuangan Jangka Panjang di Tengah Fenomena Gap Literasi Finansial