Suara.com - Setelah tren ombre lips dan glass skin, kini muncul gaya makeup baru yang lagi viral di media sosial: Jam Lips. Tren ini menampilkan tampilan bibir yang glossy, lembap, dan manis seperti olesan selai buah. Nggak heran kalau banyak Gen Z langsung jatuh cinta.
Istilah “Jam Lips” pertama kali populer di TikTok dan semakin mendapat perhatian global setelah dibahas oleh Harper’s Bazaar. Dalam artikelnya, Harper’s Bazaar menyebut tren ini sebagai bagian dari evolusi tampilan bibir yang lebih sehat, lembut, dan “jelly-like” dengan warna menyerupai buah beri dan tekstur seperti olesan selai (jam).
"Bayangkan warna cherry, raspberry, dan strawberry dalam bentuk lip tint transparan yang mengilap, seperti bibir baru selesai makan buah segar".
Tampilan ini juga digadang-gadang akan menjadi tren lip look di tahun 2025 karena menyeimbangkan antara effortless beauty dan hasil akhir yang tetap standout.
Apa Itu Jam Lips?
Jam Lips adalah teknik makeup bibir yang menggabungkan warna-warna lembut dan transparan dengan efek glossy maksimal. Hasil akhirnya bikin bibir terlihat kenyal, juicy, dan seolah-olah dilapisi oleh lapisan tipis selai buah.
Berbeda dengan lip matte yang cenderung kering atau bold lips yang tegas, Jam Lips lebih soft, menggoda, dan cocok untuk daily look. Nggak hanya cantik, tren ini juga menonjolkan tampilan bibir yang terawat dan sehat.
Cara Bikin Jam Lips Pakai Produk Lokal
Kamu nggak perlu beli produk high-end untuk tampil glossy ala Jam Lips. Banyak produk lokal yang bisa menghasilkan tampilan bibir “selai” tanpa bikin dompet menangis. Ini dia langkah-langkahnya:
Baca Juga: Lewat Blooming in Love, Desainer Dita Celine Sebut Tren Floral Tetap Mendominasi Gaun Pengantin 2025
1. Eksfoliasi dan Lembapkan Bibir
Langkah ini penting biar bibir halus dan hasil akhir glossy-nya maksimal.
Gunakan lip scrub lokal seperti Mineral Botanica Lip Scrub atau Emina Sugar Rush.
2. Aplikasikan Lip Tint atau Lip Stain Ringan
Pilih warna-warna buah seperti raspberry, cherry, atau peach untuk hasil transparan tapi tetap pigmented.
Rekomendasi lokal: Hanasui Tintdorable, Implora Lip & Cheek Tint, atau Madame Gie Lip Tint.
Berita Terkait
-
Lewat Blooming in Love, Desainer Dita Celine Sebut Tren Floral Tetap Mendominasi Gaun Pengantin 2025
-
Hunian Rasa Liburan: Tren Baru Gen Z dan Milenial yang Ingin Miliki Lebih dari Sekadar Rumah
-
10 Merek Cat Rambut Harga Bersahabat Dengan Warna Tajam Tanpa Merusak Rambut
-
Mengupas Fenomena Anak Skena, Sebuah Pencarian Identitas di Kaula Muda
-
Mengenal Wisata Tidur yang Lagi Tren, Cara Baru Nikmati Liburan tanpa Takut Lelah!
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh