1. Pemetaan Awal Potensi dan Permasalahan
Sebelum membentuk Koperasi Merah Putih, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi kekuatan, peluang, dan tantangan yang ada di desa atau kelurahan.
Proses ini membantu Anda dan warga lainnya menyusun perencanaan koperasi yang realistis dan sesuai kebutuhan setempat.
2. Musyawarah Desa Khusus (Musdessus)
Setelah pemetaan, diadakan forum Musyawarah Desa Khusus untuk menyepakati pendirian koperasi.
Di tahap ini, masyarakat desa bersama-sama menentukan nama koperasi, jenis usaha yang akan dijalankan, serta arah pengembangan koperasi ke depan.
3. Pembentukan Panitia dan Pengurus Sementara
Selanjutnya, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) akan mengeluarkan surat keputusan sebagai dasar pembentukan panitia pelaksana.
Panitia ini bertugas mengelola proses pembentukan koperasi, mulai dari sosialisasi, perekrutan anggota, hingga pemilihan pengurus dan pengawas koperasi.
Baca Juga: Ini Syarat Lengkap Jadi Anggota Koperasi Merah Putih, Jalur Utama Penerimaan Bantuan Pemerintah
4. Penyusunan AD/ART
Tahap berikutnya adalah menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga koperasi secara partisipatif bersama warga.
Penamaan koperasi juga harus memenuhi syarat, yakni mencantumkan kata “Koperasi”, diikuti “Desa Merah Putih” atau “Kelurahan Merah Putih”, serta nama wilayah tempat berdirinya koperasi.
5. Pendaftaran dan Legalitas Hukum
Setelah semua dokumen lengkap, termasuk berita acara musyawarah, akta pendirian, dan AD/ART, koperasi dapat didaftarkan melalui sistem daring resmi.
Setelah proses verifikasi, koperasi akan memperoleh status badan hukum dan resmi beroperasi.
Berita Terkait
-
Ini Syarat Lengkap Jadi Anggota Koperasi Merah Putih, Jalur Utama Penerimaan Bantuan Pemerintah
-
Kapan Pemerintah Luncurkan Koperasi Desa Merah Putih? Zulkifli Hasan Bilang Ini
-
Usai Bertemu Presiden Prabowo, Zulhas Targetkan Koperasi Merah Putih Jadi Holding Ekonomi Pedesaan
-
Presiden Prabowo Panggil Bos Danantara ke Istana Siang Tadi, Ini yang Dibahas
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
5 Rekomendasi Minyak Zaitun untuk Anti Aging Wajah, Bikin Kencang dan Hilangkan Kerutan
-
5 Rekomendasi Rosemary Oil untuk Atasi Kebotakan Dini, Cegah Rontok dan Lebatkan Rambut
-
5 Rekomendasi Sepatu untuk Orang Tua Penderita Plantar Fasciitis, Aman dari Nyeri Tumit
-
Baju Teal Blue Cocoknya Pakai Kerudung Warna Apa Saja? Ini 5 Rekomendasinya
-
Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Teal Blue dan Ash Blue Cocok untuk Warna Kulit Apa?
-
7 Sabun Cuci Muka untuk Bantu Atasi Flek Hitam di Usia 40-an, Mulai Rp27 Ribuan
-
10 Pilihan Moisturizer Cream yang Efektif Memperkuat Skin Barrier
-
5 Hair Tonic Pria Terbaik untuk Atasi Garis Rambut Mundur, Ampuh Kembalikan Kepercayaan Diri
-
7 Resep Kue Kering Khas Lebaran yang Mudah dan Anti Gagal untuk Pemula
-
Cara Memilih Bedak untuk Usia 50-an, Ini 5 Produk Aman yang Layak Dicoba