Suara.com - Sebentar lagi akan memasuki tahun ajaran baru, sehingga pendaftaran sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA akan segera dibuka. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi mengumumkan perubahan signifikan dalam sistem penerimaan murid baru. Tercatat mulai tahun 2025 ini, sistem PPDB digantikan dengan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Perubahan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan transparansi dan keadilan dalam proses penerimaan siswa. Diketahui SPMB berlaku untuk semua jenjang sekolah, termasuk sekolah menengah pertama (SMP). Pertanyaannya, SPMB SMP 2025 kapan dibuka?
Sebelum mengetahui jadwal pembukaan SPMB SMP 2025, mari simak terlebih dahulu terkait pengertian SPMB. Untuk lebih jelasnya akan dipaparkan dalam ulasan berikut.
Apa itu SPMB?
Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) adalah sistem penerimaan siswa baru yang bertujuan memberikan akses pendidikan yang lebih adil serta berkualitas. Sistem terbaru ini hadir sebagai bentuk tanggapan terhadap berbagai evaluasi serta masukan terkait PPDB yang selama ini berlaku. Oleh sebab itu, adanya SPMB diharapkan bisa menjawab tantangan pemerataan pendidikan di wilayah Indonesia.
Secara resmi, seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) digunakan untuk menggantikan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026. Aturan ini sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025. Kebijakan SPMB sendiri diberlakukan untuk siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA.
SPMB SMP 2025 Kapan Dibuka?
Pendaftaran SPMB SMP 2025 dijadwalkan akan dibuka mulai bulan Mei ini. Akan tetapi, tanggal pasti pembukaan pendaftaran bisa berbeda-beda di setiap daerah, tergantung kebijakan pemerintah daerah masing-masing. Karenanya, penting bagi orang tua serta calon siswa untuk memantau informasi yang diterbitkan oleh dinas pendidikan setempat.
Berikut ini rincian jadwal SPMB 2025 dari SE yang telah diterbitkan. Dalam aturan tersebut, SPMB 2025 untuk semua jenjang wajib diumumkan paling lambat pada minggu ke-1 bulan Mei 2025.
Baca Juga: OSN 2025 untuk SD, SMP, SMA Digelar Juni, Berikut Jadwal Lengkapnya
1. Perencanaan Penerimaan Murid Baru
- Penetapan Wilayah Penerimaan Murid Baru: Bulan Maret
- Penetapan Ketersediaan Daya Tampung: Bulan Maret
- Penetapan Petunjuk Teknis Penerimaan Murid Baru termasuk memuat persentase setiap jalur: Bulan Maret
- Pembentukan Panitia Penerimaan Murid Baru: Maret Penyediaan Aplikasi Penerimaan Murid Baru: Bulan April
- Sosialisasi Pelaksanaan Penerimaan Murid Baru: Bulan April
- Deklarasi SPMB Objektif, Transparan, Akuntabel, dan Berkeadilan*): Ditetapkan oleh pemerintah daerah
2. Pelaksanaan Penerimaan Murid Baru
- Pengumuman Pendaftaran Penerimaan Murid Baru: Paling lambat minggu ke-1 bulan Mei
- Pengumuman dan Penyediaan Kanal Pelaporan Penerimaan Murid Baru: Ditentukan pemerintah daerah selama periode pelaksanaan
- Pengumuman Penetapan Murid Baru: Bulan Juni-Juli dengan memperhatikan kalender pendidikan yang ditetapkan Pemda untuk memulai tahun ajaran baru
3. Pasca Pelaksanaan Penerimaan Murid Baru
- Integrasi Data Penerimaan Murid Baru: Paling lambat bulan Agustus dengan memperhatikan tanggal cut off Dapodik terkait BOSP
- Pelaporan Hasil Pelaksanaan Penerimaan Murid Baru dari Sekolah kepada Dinas: Ditetapkan oleh pemerintah daerah
- Pelaporan Hasil Pelaksanaan Penerimaan Murid Baru dari Sekolah kepada Dinas: Paling lambat 3 bulan usai pelaksanaan penerimaan murid baru
Jadwal SPMB 2025 di berbagai wilayah
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, jadwal SPMB di masing-masing wilayah berbeda-beda tergantung pada kebijakan pemerintah daerah. Berikut contoh jadwal SPMB di beberapa wilayah:
1. DKI Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Mobilitas Kian Padat, Hyundai New CRETA Hadirkan Kabin Nyaman untuk Temani Setiap Perjalanan
-
Kendal Tornado FC Datangkan Kiper Timnas Indonesia U-20 Er Deva Aulia Egon
-
Danantara Mulai Bidik Saham BEI
-
Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar
-
TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global
-
Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS
-
Muktamar ke-35 PBNU Segera Digelar: Gus Ipul Ungkap Sosok yang Berpeluang Pimpin Nahdlatul Ulama
-
Punya Kuasa Ambil Alih Kasus Febrie, KPK: Tapi Bukan Seperti Memungut Barang di Jalan!
-
Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat
-
Tak Lagi Polos, Deodorant Tawas Kini Punya Aroma yang Lebih Personal