Suara.com - Nyalanesia kembali sukses menyelenggarakan rangkaian Festival Literasi Nasional (FLN). Dengan tema ““Merdeka Belajar, Merdeka Berkarya”, FLN di tahun ke-9 penyelenggaraan ini telah melibatkan lebih dari 94.000 siswa dan guru dari 1.600 sekolah di seluruh Indonesia.
Keseruan Festival Literasi Nasional berlangsung selama 3 hari. Dimulai dari Gala Dinner 23 Mei 2025 di Pendopo Loji Gandrung, dilanjutkan ke acara utama yang diselenggarakan di Balai Kota Surakarta, dan ditutup dengan NyalaTour di Rumah Atsiri Indonesia sebuah pusat edukasi dan rekreasi berbasis tanaman aromatik yang berlokasi di kawasan Tawangmangu, Karanganyar, tidak jauh dari Kota Solo.
Tahun ini, FLN 2025 juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Bank Indonesia, Bright Store by Pertamina, hingga Pemerintah Kota Surakarta.
“Gala Dinner adalah ruang bagi beragam stakeholder, mulai dari pemerintah, perusahaan hingga komunitas untuk saling menjalin kolaborasi. Kerja-kerja memajukan pendidikan perlu dijalankan secara kolaboratif, saling mengisi dan berkelanjutan,” terang Lenang Manggala, Founder Nyalanesia.
Eko Prasetya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bau-Bau Provinsi Sulawesi Tenggara, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang luar biasa dari Nyalanesia yang telah sukses menyelenggarakan Festival Literasi Nasional.
Gala Dinner yang sekaligus bertepatan ulang tahun Nyalanesia yang ke-9 ini dihadiri oleh Wali Kota Surakarta, Respati Ardi dan Bunda Literasi Kota Surakarta, Vanessa Winastesia.
Hari kedua pada 24 Mei 2025, FLN dibuka dengan sambutan dari Imam Subchan (Ketua Festival Literasi Nasional 2025), pembacaan Laporan dampak Nyalanesia oleh Khabib Bima Setiyawan (Direktur Program Nyalanesia), Sambutan Astrid Widayani (Wakil Wali Kota Surakarta), Sambutan dari Gubernur Jawa Tengah diwakilkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, dan sambutan dari Irene Umar (Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia) sekaligus perilisan Nyalagames.
Yanuar Nugroho, pendiri dan penasihat Nalar Institute, yang menjadi salah satu pembicara dalam FLN 2025, menyampaikan bahwa ia menyambut sangat gembira undangan dari Nyalanesia untuk hadir di Festival Literasi Nasional.
Festival Literasi Nasional 2025 juga menghadirkan sesi penganugerahan juara untuk karya-karya terbaik, berupa tulisan maupun audio-visual ditampilkan, ratusan buku diluncurkan, serta para pengkarya yang menjadi juara diumumkan.
Baca Juga: Perjuangan Siswa di Bandung Barat ke Sekolah Menggunakan Rakit
Nyoman Sudiana, Kepala Sekolah dari SMP Negeri 6 Singaraja, salah satu peserta program GSMB Nasional menyampaikan dampak positif yang dirasakan sekolahnya setelah mengikuti program ini.
“Program yang saya ikuti yaitu GSMB Nasional, sangat bermanfaat sekali terutama di sekolah saya sendiri salah satunya adalah mendapatkan Adiwiyata Mandiri Terbaik karena membuat buku yang berisi cerita tentang lingkungan hidup. Jadi tahun 2024 kita mendapatkan adiwiyata mandiri nasional berkat Nyalanesia,” ujarnya.
Selain itu, Rodatunnisa, siswi dari SMA Plus Bustanul Ulum Puger, Jember mengaku merasa sangat senang bisa menghadiri acara FLN 2025. “Saya merasa sangat senang bisa menghadiri acara FLN, apalagi bisa membawa nama harum sekolah. Saya di sini mengikuti program GSMB Nasional dalam acara Festival Literasi Nasional. Kesan saya buat FLN tetap semangat dan menyala terus Nyalanesia,” ujarnya.
Puncak acara ditutup dengan Malam Pentas Seni-Budaya di halaman Balai Kota Surakarta, yang mempersembahkan 12 penampilan siswa-siswi dari berbagai wilayah Indonesia. Ribuan warga Solo yang memadati halaman Balai Kota terlihat antusias dan menyaksikan acara hingga selesai pada pukul 23.00 WIB. ***
Berita Terkait
-
Olimpiade Literasi-Numerasi Nasional Berbasis Game Pertama di Indonesia Meluncur dari Nyalanesia
-
Nyalanesia Tawarkan Solusi untuk Atasi Krisis Upah Guru Honorer
-
Disdikbud Batang Hari Gandeng Nyalanesia Selenggarakan Festival Literasi Batang Hari 2023
-
Nyalanesia Ajak Pendidik Miliki Skill Sesuai Perkembangan Zaman
-
Bangun Startup Literasi, Founder Nyalanesia Raih Penghargaan Innovation Heroes 2022
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional
-
Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C
-
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026
-
Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih
-
Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal
-
5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review
-
Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
-
Sampaikan Duka Mendalam, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Darurat Gempa NTT Dipercepat