Suara.com - Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan bahwa UE secara resmi memberikan fasilitas visa cascade untuk pemegang paspor Indonesia yang mengajukan visa Schengen.
Pengumuman ini disampaikan dalam sesi pernyataan bersama dengan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, di Brussels, Belgia. Kebijakan baru ini disebut sebagai terobosan strategis yang akan mengubah cara WNI berinteraksi dengan 29 negara di kawasan Schengen.
"Artinya, mulai dari sekarang warga negara Indonesia yang berkunjung ke Uni Eropa untuk kedua kalinya dapat mengajukan visa Schengen yang berjenis multientry," kata Presiden Komisi Eropa saat menyampaikan pernyataan bersama Presiden Prabowo, dikutip dari Antara.
"Intinya, kami ingin membangun jembatan antarmasyarakat (Indonesia dan Uni Eropa)," sambung von der Leyen.
Namun, apa sebenarnya arti dari "visa cascade" dan seberapa besar keuntungan yang bisa dirasakan oleh masyarakat Indonesia? Mari kita bedah lebih dalam.
Apa Itu Fasilitas Visa Cascade dan Apa Untungnya?
Secara sederhana, visa cascade adalah sebuah sistem "jenjang" atau "bertingkat" dalam pemberian visa. Sistem ini memberikan kemudahan bagi pemohon yang memiliki rekam jejak perjalanan yang baik untuk mendapatkan visa dengan masa berlaku yang lebih lama dan hak masuk berulang kali (multi-entry) pada pengajuan berikutnya.
Sebelum ada kebijakan ini, WNI yang mengajukan visa Schengen—bahkan untuk yang kedua atau ketiga kalinya—seringkali hanya diberikan visa single-entry (sekali masuk) dengan durasi yang sangat terbatas sesuai tanggal tiket. Kini, semua itu berubah.
Inilah keuntungan utama dari fasilitas visa cascade bagi WNI:
Baca Juga: Klub Presiden Prabowo Subianto Garudayaksa FC Mau Rekrut Thom Haye?
1. Hemat Biaya dan Waktu Secara Drastis
Ini adalah keuntungan paling nyata. Anda tidak perlu lagi repot-repot mengajukan permohonan visa baru setiap kali ingin bepergian ke Eropa. Cukup satu kali pengajuan, Anda bisa mendapatkan visa yang berlaku untuk 1, 3, hingga 5 tahun. Bayangkan penghematan biaya visa, biaya jasa agen perjalanan, dan waktu yang terbuang untuk bolak-balik ke pusat aplikasi visa.
2. Fleksibilitas Perjalanan Maksimal
Dengan visa Schengen multi-entry di tangan, rencana perjalanan menjadi sangat fleksibel. Anda bisa:
Melakukan Perjalanan Dadakan: Menemukan tiket promo murah ke Paris untuk akhir pekan? Anda bisa langsung berangkat tanpa pusing memikirkan visa.
Mengunjungi Beberapa Negara Terpisah: Ingin berlibur ke Italia musim panas ini dan mengunjungi Jerman untuk pasar Natal di akhir tahun? Anda bisa melakukannya dengan satu visa yang sama.
Transit dengan Tenang: Melakukan perjalanan ke negara lain yang mengharuskan transit di Eropa menjadi lebih mudah dan tanpa was-was.
3. Sangat Mendukung Pebisnis dan Profesional
Bagi para profesional dan pebisnis, kebijakan ini adalah sebuah game-changer. Undangan rapat mendadak, pameran dagang, atau konferensi di Eropa tidak lagi menjadi masalah logistik. Kemudahan ini memungkinkan respons bisnis yang lebih cepat dan efisien.
4. Memudahkan Pelajar dan Keluarga
Mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di Eropa akan sangat diuntungkan. Keluarga mereka di Indonesia kini dapat lebih mudah mengunjunginya berulang kali tanpa harus melalui proses aplikasi visa yang melelahkan setiap saat.
Bagaimana Mekanismenya Bekerja?
Berita Terkait
-
Pembahasan Kilat RKUHAP Dinilai Langgar HAM, YLBHI Sebut Warisan Buruk Pemerintahan Prabowo
-
Fadli Zon Tetapkan 17 Oktober Jadi Hari Kebudayaan Nasional, Pas dengan Hari Lahir Prabowo
-
Rocky Gerung Sepanggung dengan Kapolri dan UAS, Sebut Persahabatan Paling Jujur Lahir dari Perbedaan
-
Dari Sumur Bor ke Seragam Bhayangkara: 5 Pemuda Palue Lolos Bintara Berkat Inspirasi Kapolri
-
Riau Bhayangkara Run Jadi Event Lari Terbesar di Sumatera, Sukses Diikuti 13.079 Pelari
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Apa Beda Cushion dan Foundation? Ini 7 Merk yang Cocok untuk Kulit Berminyak
-
Cek 7 Tanda Daycare yang Aman bagi Bayi Agar Tidak Menjadi Korban
-
Foundation yang Bagus Merk Apa? Cek 7 Rekomendasi Terbaik Coverage Halus Seharian
-
5 Lip Balm SPF Tinggi yang Bagus untuk Lindungi Bibir saat Cuaca Panas
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Mini Favorit Anak Kos, Ukuran Kecil Bikin Hidup Lebih Praktis
-
Konsep Baru di Dunia Fitness, VERTEX8 Luncurkan HYROX Training Zone di BSD
-
Rangkaian Skincare Murah Viva untuk Beruntusan dan Jerawatan, Mulai Rp5 Ribuan
-
Makna Dulang Pungkasan di Momen Siraman Syifa Hadju, Simbol Tanggung Jawab Terakhir Orangtua
-
Berapa Harga Mug Stanley? Jadi Souvenir Akad Nikah El Rumi dan Syifa Hadju
-
3 Zodiak yang Hidupnya Membaik di Pekan 27 April-3 Mei 2026